Sunday, September 19, 2021
Home Hukum & Kriminal Pelaku Pengeroyokan Patroli Sahur Ditangkap Satreskrim Polres Pelabuhan

Pelaku Pengeroyokan Patroli Sahur Ditangkap Satreskrim Polres Pelabuhan

Media Indo Pos,Surabaya – Polres pelabuhan Tanjung Perak melalui Satreskrim berhasil mengungkap dan menangkap dua pelaku pengeroyokan hingga menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

Korban bernama ZF warga pabean Cantian yang saat itu sedang melaksanakan Patroli sahur keliling bersama rekan rekannya.

Namun saat di tengah perjalanan, muncul kelompok lain yang juga sedang melakukan patroli sahur.
Saat kedua kelompok ini bertemu, terjadilah pertikaian dan adu mulut.

Melihat kelompok ZF kalah jumlah mereka lari, namun bersamaan dengan itu kelompok lain malah meneriaki maling.
Sontak warga sekitar lantas mengejar anggota Zf secara spontan dan menghajarnya dengan tangan kosong.

Kapolres menunjukkan barang bukti yang digunakan pelaku

Akibat kejadian itu, ZF mengalami luka parah hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Namun selang 3 hari berselang korban dinyatakan meninggal akibat luka yang dideritanya.

Maka dalam hal ini, Polres Pelabuhan Tanjung Perak mendalami kasus ini hingga menangkap dua pelaku pengeroyokan berinisial AG (23), ML (20) yang ikut menghajar korban hingga babak belur.

Kapolres Pelabuhan AKBP Ganis Setyaningrum menjabarkan sebenarnya tidak ada niat untuk menghabisi korban, namun saat itu ada yang menjadi provokator hingga meneriaki maling.

“Jadi untuk warga ini hanya spontan saja, namun kedua pelaku yang kami amankan ini merupakan anggota patrol yang turut menghajar korban,” tandas Kapolres (28/4).

Kapolres juga menghimbau bahwasanya agar tidak perlu melakukan patrol sahur, karena sudah cukup ada mushalla dan masjid yang membantu membangunkan warga untuk sahur.

“Kalau sifatnya tidak terlalu penting lebih baik tidak usah dilakukan, takutnya malah menimbulkan hal yang negatif,” imbuhnya.

Barang bukti yang ditemukan saat olah TKP adalah batu yang diduga digunakan untuk menghantam pelaku serta potongan pipa kecil sebagai alat penabuh musik patrol.

Kini kedua pelaku diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, mereka berdua dijerat dengan pasal 170 KUHP, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.(kk)


close






Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments