Tuesday, June 22, 2021
Home Berita Nasional Walkot Banda Aceh Cabut Aturan Potong Gaji Pegawai Non PNS Cuti Sakit-Melahirkan

Walkot Banda Aceh Cabut Aturan Potong Gaji Pegawai Non PNS Cuti Sakit-Melahirkan

Media Indo Pos,Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mencabut Surat Edaran (SE) tentang Mekanisme Pembayaran Jasa Pegawai Non-PNS di lingkungan Pemkot Banda Aceh.

Sebelumnya, salah satu poin yang menjadi sorotan dalam SE bernomor 814.1/1351 itu adalah bagi pegawai non-PNS yang cuti sakit dan cuti melahirkan akan dilakukan pemotongan pembayaran gaji sebesar 25 persen.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengatakan pencabutan SE tersebut diambil mengingat poin yang menyebutkan pegawai non-PNS (tenaga kontrak) yang cuti sakit dan melahirkan, dilakukan pemotongan pembayaran gaji sebesar 25 persen dinilai tidak tepat diberlakukan.

“Jika tidak bertugas (hadir ke kantor) karena sakit dan melahirkan, kita pastikan tidak ada pemotongan gaji. SE itu dicabut,” kata Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Kamis (10/6) dalam keterangannya.

Diketahui dalam hal ini, Aminullah secara khusus memanggil kepala BKPSDM, Arie Maula Kafka, ke pendopo Wali Kota untuk membahas kebijakan tersebut.

Dalam pertemuan itu, Aminullah, Kepala BKPSDM dan jajarannya lebih cermat dan teliti mengonsep draft kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan kemaslahatan pegawai, agar memenuhi prinsip-prinsip kemanusiaan dan prinsip keadilan.

Menurut Aminullah, kebijakan pemotongan SE perihal Mekanisme Pembayaran Jasa Pegawai non-PNS memang belum diberlakukan, karena seyogyanya berjalan mulai bulan Juni.

“Untuk ke depan, para tenaga kontrak non-PNS hanya akan dipotong penghasilannya jika terbukti tidak masuk kantor tanpa alasan yang jelas, yakni terbukti alpa,” tutur Aminullah.

Keputusan itu akan tertuang di Surat Edaran (SE) baru yang akan segera dikeluarkan. Tujuannya, untuk meningkatkan profesionalitas dan kualitas kinerja aparatur untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Karenanya, tenaga non-PNS dan juga PNS dituntut dapat lebih meningkatkan disiplin dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota Banda Aceh menerbitkan aturan tentang mekanisme pembayaran jasa pegawai non-PNS di lingkungan Pemkot Banda Aceh.

Dalam aturan itu disebutkan, bagi pegawai yang cuti sakit dan melahirkan maka akan dilakukan pemotongan gaji sebesar 25 persen.(Red)


close






Oh hi there 👋
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments