Tuesday, December 7, 2021
Home Health Vaksinasi Metode Paling Efisien Mencegah Covid-19

Vaksinasi Metode Paling Efisien Mencegah Covid-19

Media Indo Pos,Jakarta – Vaksinasi yang sedang digencarkan pemerintah merupakan metode pencegahan yang paling efisien bila dilihat dari sisi ekonomi kesehatan, menurut Hasbullah Thabrany, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

“Sebagai ilustrasi, katakanlah biaya vaksinasi covid-19 seharga Rp900 ribu, maka kita bisa mencegah diri dari penularan penyakit. Dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan apabila terkena covid-19, yang rata-rata perawatannya memerlukan waktu 9-10 hari, biaya vaksinasi lebih efisien,” jelas Hasbullah saat Dialog Produktif bertema Protokol Jalan, Ekonomi Aman yang diselenggarakan KPCPEN, seperti yang dikutip dari Antara.

Hasbullah menerangkan, jika seseorang bekerja sehari mampu menghasilkan Rp500 ribu, maka yang bersangkutan bisa kehilangan potensi penghasilan Rp5 juta akibat dirawat covid-19 di rumah sakit.

Hasbullah lebih jelas mengatakan akibat covid-19 ini anggaran belanja negara defisit hingga lebih dari Rp1.000 triliun. “Karena covid-19 yang tidak teratasi membuat perekonomian tidak bergerak. Sehingga kita semua sebenarnya adalah korban covid-19,” paparnya.

Oleh karena itu, Hasbullah mengatakan bahwa pemerintah sadar betul apabila masyarakat tidak dipulihkan kesehatannya, serta perilaku masyarakat tidak didisiplinkan, ekonomi menjadi sulit bergerak.

Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, mengatakan pemerintah telah menjalankan program vaksinasi nasional sejak Januari 2021. Upaya tersebut merupakan salah satu langkah untuk memulihkan kesehatan masyarakat Indonesia.

Upaya pemulihan kesehatan tersebut diharapkan juga berdampak pada pemulihan ekonomi dan kembalinya produktivitas masyarakat seperti semula.

“Protokol kesehatan adalah elemen yang sangat penting selama masih ada pandemi covid-19. Prokes tetap jalan terus meskipun program vaksinasi sudah berjalan seperti saat ini,” ungkapnya.

Setelah lebih dari satu tahun masyarakat menjalani prokes selama pandemi, Reisa mengharapkan masyarakat sudah lebih paham pentingnya protokol kesehatan sebagai cara agar tidak menambah kasus covid-19.

“Mungkin memang masyarakat mulai jenuh dengan terus menerus mendisiplinkan diri menjalankan prokes ini. Namun untuk bisa terbiasa dengan hal baru memang butuh proses. Memang harus terus menerus diingatkan untuk disiplin menjaga prokes,” jelas Reisa.

dr. Reisa berpesan supaya masyarakat tidak menyia-nyiakan kesempatan program vaksinasi yang dilangsungkan pemerintah. ” Kalau masyarakat sudah berkesempatan untuk divaksinasi, manfaatkanlah vaksin tersebut jangan ditunda dan jangan ragu karena berita yang belum pasti kebenarannya,” tuturnya kepada awak media.(Red)


close






Oh hi there 👋
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments