Tuesday, January 18, 2022
Home International World Dokter Afsel Klaim Varian Omicron Jadi Sinyal Baik Akhiri Pandemi

Dokter Afsel Klaim Varian Omicron Jadi Sinyal Baik Akhiri Pandemi

Media Indo Pos,Cape Town – Seorang dokter di Afrika Selatan mengklaim varian Omicron ini bisa menjadi sinyal baik yang menandai berakhirnya pandemi Covid-19.

Ketua Asosiasi Medis Afrika Selatan (SAMA), Dr Angelique Coetzee menilai Omicron amat berpotensi menggusur varian lain dari Covid-19. Untuk itu, ia yakin varian ini akan menjadi ‘hadiah pertama’ di tengah dunia yang semakin lelah melawan pandemi.

Coetzee menyampaikan, penyebaran varian Omicron yang mampu menggantikan varian Delta dapat bermanfaat. Di antara keuntungannya adalah Covid-19 dengan varian mematikan berpotensi tergantikan varian Omicron yang sangat agresif, namun kemungkinan tidak mematikan.

“Sampai sekarang ini masih belum diketahui apakah itu (varian Omicron) akan menggantikan Delta. Jika iya, itu akan menjadi hadiah pertama, mengingat kita sebagian besar mendapati kasus (varian Omicron) bergejala ringan,” kata Coetzee, dikutip dari media.

Sebelumnya, Coetzee menyampaikan bahwa varian baru tersebut bersifat ringan. Gejala yang timbul dari varian ini sama seperti flu dan pilek yang biasanya dirasakan orang, yakni batuk gatal tenggorokan dan nyeri otot.

Coetzee juga mengatakan bahwa penyebaran virus di kalangan orang yang tak divaksinasi dapat memunculkan mutasi baru.

“Jika orang tidak divaksinasi, kemungkinan besar kita akan melihat varian baru dengan mutasi yang tidak diketahui,” tambah Coetzee.

Sementara itu, beredar kabar varian yang mudah menular tetapi tak menimbulkan dampak parah akan menjadi dominan dan mengakhiri pandemi Covid-19, dikutip dari media.

Walaupun demikian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa varian Omicron memiliki risiko dan berpotensi menimbulkan lonjakan kasus Covid-19 baru.

Meski demikian, WHO menegaskan pihaknya belum menerima laporan kematian akibat varian Omicron, membuka celah kalau varian ini tak berbahaya.

“Saya belum menerima laporan kematian yang berkaitan dengan Omicron,” ujar juru bicara WHO, Christian Lindmeier, kepada reporter di Jenewa, dikutip dari media, Jumat (3/12).(Red)


close






Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments