Tuesday, July 16, 2024
HomeHukum & KriminalPria ODGJ di Cianjur Tewas Dianiaya, Polisi Buru Pelaku

Pria ODGJ di Cianjur Tewas Dianiaya, Polisi Buru Pelaku

Media Indo Pos,Cianjur – Sutar (45), orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Desa Cibingbin, Cianjur, tewas mengenaskan. Korban dianiaya oleh oknum warga yang dianggap meresahkan.

Informasi yang berhasil dihimpun oleh awak media, aksi penganiayaan Sutar terjadi pada 20 November 2021 lalu. Namun tak ada yang mengetahui persis aksi penganiayaan tersebut.

Sutar ditemukan di pinggir jalan dengan kondisi kepala terbungkus kain. Tangan dan kakinya terikat tali. Selain itu di sekujur tubuh korban juga ditemukan darah yang mulai mengering.

“Pa Sutar ini awalnya dipasung oleh warga, karena kerap meresahkan. Bahkan sempat juga dipasung oleh keluarganya. Tapi kabur dari pasung. Saya dapat kabar dari perangkat desa, ditemukan di pinggir jalan. Saya langsung siapkan mobil untuk evakuasi dan membawa pa Sutar ke pemasungannya,” ujar Kepala Desa Padamulya, Parno, Kamis (16/12/2021).

“Saat itu saya hanya menyediakan mobil, yang jemput juga pegawai saya. Jadi tidak tahu kondisinya seperti apa. Yang jelas laporan ke saya masih dalam keadaan hidup,” ucap dia menambahkan.

Parno mengetahui kondisi korban memprihatinkan sehari setelahnya. Korban yang kondisi luka parah diketahui meninggal di dalam tempat pemasungan.

“Besoknya saya dapat kabar jika pak Sutar meninggal dunia. Setelah dicek, kondisinya memang parah seperti telah mengalami penganiayaan,” tuturnya.

Dia mengakui tidak mengetahui persis siapa yang melakukan penganiayaan tersebut. “Saya dapat kabarnya pa Sutar yang kabur dari tempat pasung kabur, dan kemudian sudah ditemukan lagi. Kemudian sehari setelahnya meninggal dunia. Tidak tahu dianiaya dan siapa yang melakukannya. Saya serahkan semuanya pada pihak kepolisian,” ucap Sutar.

Keluarga Lapor Polisi
Berdasarkan keterangan keluarga, korban dianiaya secara keji oleh beberapa orang dan mengakibatkan luka yang serius. Sebab, setelah jenazah dimandikan, terdapat luka yang mengeluarkan darah.

“Jadi saat dibawa ke rumah dan hendak dimandikan, pakaiannya penuh darah. Waktu dimandikan juga dari punggungnya ada luka yang mengeluarkan darah,” kata Titin, adik ipar korban.

Sumarna, adik korban, tidak terima dengan kejadian tersebut. Dia mengatakan keluarga sudah melapor ke polisi agar kasus tersebut diusut.

“Saya sudah lapor polisi. Saya harap kasusnya diungkap dan pelakunya diproses hukum,” ucap Sumarna.

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan pihaknya sudah menerima laporan terkait kasus tersebut dan tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memburu pelaku. Rencananya jasad korban diautopsi dalam waktu dekat.

“Kami proses. Sekarang sudah dilakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi. Rencananya juga dilakukan autopsi. Secepatnya kami ungkap kasus dugaan penganiayaan mengakibatkan korban yang mengidap gangguan jiwa itu meninggal dunia,” tutur Doni.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments