Saturday, June 15, 2024
HomeBerita JatimDua Wanita Ini Adukan Nasibnya Melalui Media Indo Pos Surabaya

Dua Wanita Ini Adukan Nasibnya Melalui Media Indo Pos Surabaya

Media Indo Pos,Surabaya – Dua wanita dari Surabaya mendatangi ke kantor Redaksi PT. Media Indo Pos di jalan Rajawali nomor 9-11 Surabaya, Selasa (25/01/2022).

Ibu tersebut bernama Dian Sicillia merupakan istri terdakwa, didampingi ibunya bernama Ny. Swee, keduanya menceritakan perihal ketidakadilan yang di alami oleh suaminya hingga menjadi terdakwa dan ditahan di Polrestabes dengan tuduhan hukum pasal 266 ayat (1) Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP terkait RUPS-LB dengan ancaman 4,5 tahun penjara, seperti yang diberitakan oleh media ini.

Intinya, Dian Sicillia dan Ibunya Ny. Swee menginginkan bantuan keadilan seadil-adilnya dari Presiden Joko Widodo sebagai orang nomor satu di Indonesia dikarenakan negara Indonesia adalah negara hukum.

Apakah hukum di Indonesia sudah tumpul dan dugaan bisa dibeli serta dimainkan berdasarkan kejanggalan di persidangan sesuai fakta persidangan bahwa pelapor atau Richard sendiri tidak mengetahui isi dakwaan.

“Pelapor tidak mengetahui isi dakwaan. Ia malah menyalahkan dakwaan Jaksa. Kalau saksi korban atau pelapor saja sudah membantah, terus persidangan ini jalan atas dasar apa? Apalagi sampai tuntutan,” tegas Bima kuasa hukum dari terdakwa.

Selain itu saksi penting yakni notaris Adhi Nugroho tidak dihadirkan dalam persidangan. Padahal, berkaitan pemberian keterangan palsu sesuai dalam pasal 266 KUHP.

“Kenapa notaris yang menerbitkan akte tidak dihadirkan dalam pemeriksaan ataupun dalam persidangan. Anehnya lagi, kenapa kasus ini dinyatakan lengkap di kejaksaan,” ucap Bima.

Richard mengaku ada kerugian, fakta yang ditemukan selama persidangan, saham yang dituduhkan tadi masih tetap ada. Selain itu, ahli juga mengatakan kalau RUPS luar biasa itu dilakukan sudah sesuai dengan SOP.

“Ahli juga menegaskan kalau kasus ini harus ada keterangan notaris,” ungkap Bima kepada awak media.

Bima menegaskan kalau tuntutan jaksa itu tidak sesuai dengan fakta persidangan. Karena itu, tim penasihat hukum terdakwa itu akan melaporkan kondisi yang mereka alami itu ke presiden RI dan ke Kejaksaan Agung. “Hukum jangan tajam ke bawah dan tumpul ke atas dong,” tegas Bima seperti dikutip media ini.

Sepertipersidangan hari Rabu, 19 Januari 2022 dengan JPU I Gede Willy Pramana dari Kejari Kota Surabaya menuntut dua orang ini dengan hukuman 4,5 tahun penuh dengan kejanggalan dan permainan dibalik persidangan tersebut.

Melalui media ini, Dian dan Ny. Swee memohon bantuan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, untuk memberikan bantuan ketidakadilan dan diskriminalisasi hukum yang dialami oleh suami Dian Seicillia.

Berdasarkan dalam Pasal 27 ayat Undang-Undang Dasar 1945 (“UUD 1945”) dikatakan bahwa segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.(Red)

Oh hi there 👋
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments