Friday, April 12, 2024
HomeBisnisFinanceHarga Daging Ayam Ikut Meroket, Tembus Rp 45 Ribu/Kg

Harga Daging Ayam Ikut Meroket, Tembus Rp 45 Ribu/Kg

Media Indo Pos,Jakarta – Harga daging ayam dan telur di pasar terpantau mengalami kenaikan menjelang Lebaran 2022. Adanya kenaikan tersebut juga membuat daya beli masyarakat menurun.

“Harga sekarang naik Rp 45 ribu per kilonya. Harga segitu pembeli juga sama ikut menurun nih,” kata Hartanti pedagang daging Ayam, seperti dilansir media ini di Pasar Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (21/4/2022).

Ia juga mengatakan naiknya harga daging ayam itu membuat sejumlah langgananya, menurunkan kuantitas beli mereka.

“Ada langganan saya biasa beli 20 ekor ayam, sekarang malah beli 6-7 ekor aja,” ungkap Hartanti.

Dirinya mengungkapkan, kenaikan harga pada daging ayam sebenarnya juga sudah terjadi sejak t 2-3 hari menjelang puasa awal April lalu.

“Harga daging ayam banyak naiknya. Awal puasa tanggal 3 April, satu ekor yang kecil aja biasanya Rp 35 ribu, sekarang udah Rp 45 ribu. Harganya naik tapi pembeli sepi juga. Ada beberapa pembeli yang komplain gara-gara harga naik, makanya sepi,” kata Hartini.

Dirinya juga mengeluhkan bahwa hampir setiap hari daging ayam dagangan itu masih tersisa. Ia memprediksi, daging ayam ke depannya juga akan mengalami kenaikan lagi.

“Kadang sehari nggak habis, jadi saya bawa pulang dan jual lagi. Batasnya sampai 2 harian lah.. Kalau lebih dari 2 hari dijual nggak laku, saya masak sendiri di rumah. Ya gimana yah.. ke depannya juga bakalan naik lagi sih menurut saya lebih dari ini ,” jelasnya.

Sementara itu, harga telur ayam negeri juga ikut naik Rp 2 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilogram. Kenaikan tersebut telah berlangsung sejak 2 hari yang lalu.
“Ayam negeri harganya naik Rp 25 ribu, tadinya kan Rp 23 ribu. Itu naik 2 hari yang lalu,” ujar Feri seorang penjual telur di kawasan pasar yang sama.

Untuk telur ayam kampung justru turun menjadi Rp 2.000-2.500 per butir dari harga sebelumnya Rp 3.000 per butir. Telur bebek dibanderol dengan harga Rp 2.800 per butir. Sedangkan telur puyuh dihargai Rp 35 ribu per kilogram.

Feri juga menceritakan bahwa sekarang salah satu pembelinya yang merupakan pedagang kue, mengaku sekarang memilih menggunakan telur bebek dari pada telur ayam.

“Ada pembeli saya dia tukang kue, bilangnya sekarang bikin kuenya pake telur bebek daripada telur biasa.. Katanya buat diolesin ke kuenya. Ya harga telor negeri naik, ada juga pembeli yang ngeluh gitu. Kalau nawar, saya ya coba kasih penjelasan kalau emang dari sananya udah naik,” papar Feri mengakhiri perbincangan bersama awak media.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments