Wednesday, June 19, 2024
HomeBerita NasionalMenko Airlangga Ajak AMTD Group Investasi di Sektor Keuangan Indonesia

Menko Airlangga Ajak AMTD Group Investasi di Sektor Keuangan Indonesia

Media Indo Pos,Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri pertemuan bilateral dengan Chairman of the Board of Directors AMTD Group, Dr. Calvin Choi, Senin (23/05). Pertemuan ini digelar disela-sela kunjungan kerja di Davos, Swiss.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga mengajak AMTD Group sebagai salah satu institusi keuangan yang berpusat di Hong Kong, untuk berinvestasi di sektor keuangan dan riil dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi Indonesia pasca pandemi Covid-19.

Menko Airlangga menyampaikan, bahwa Indonesia sudah mempunyai 2 decacorn dan tiga Apple Academy di Jakarta, Surabaya, dan Batam. Diharapkan pada lima tahun ke depan, akan tercipta 6 juta digital talents.

“Pemerintah juga sudah meluncurkan super tax deduction untuk sektor pendidikan serta kegiatan penelitian dan pengembangan,” kata Airlangga, Selasa (24/5).

Menko Airlangga juga menerangkan tentang bahwa sektor keuangan merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam proses perbaikan ekonomi Indonesia di masa pandemi. Melalui kebijakan Program Ekonomi Nasional, Pemerintah telah memberikan dukungan kepada para pelaku usaha yang terdampak pandemi Covid-19 dengan penjaminan kredit dan pemberian dana insentif.

Program Kartu Prakerja
Selain itu, pemerintah juga membuka program Kartu Prakerja yang merupakan penguatan pelatihan yang bersifat crash program yang diciptakan untuk menjaga keberlanjutan pendapatan di masa pemulihan sosial ekonomi serta peningkatan link and match dengan industri. Program Kartu Prakerja digunakan untuk skilling, upskilling, dan reskilling.

“Program Kartu Prakerja ini masih terus dilanjutkan pada tahun 2022, dimana skema pelaksanaan yang bersifat semi bantuan sosial tetap dilakukan. Sampai dengan tahun 2022, Kartu Pra Kerja sudah digunakan oleh lebih dari 87 juta masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Menko Airlangga menambahkan, aset fintech pada November 2021 telah mencapai Rp4,1 triliun dengan total 104 pihak yang terdaftar. Kondisi ini tidak terlepas dari tanggung jawab Pemerintah untuk mencapai target inklusi keuangan nasional sebesar 90 persen orang dewasa Indonesia memiliki akses ke layanan keuangan formal pada tahun 2024.

“Melihat potensi digitalisasi ekonomi yang begitu besar, Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk memanfaatkan peluang besar yang bisa mendorong perekonomian nasional semakin kuat,” ungkapnya.

Sementara itu, Dr. Choi merespons baik tawaran Pemerintah Indonesia dan melihat momentum pertemuan ini sebagai kesempatan bagi AMTD Group untuk melakukan studi lebih lanjut dalam rangka investasi di Indonesia, terutama dalam sektor keuangan dan sektor riil.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments