Friday, March 24, 2023
Home Teknologi Elon Musk Konfirmasi Twitter Dibuka Lagi di Turki

Elon Musk Konfirmasi Twitter Dibuka Lagi di Turki

Media Indo Pos,Jakarta – Pemerintah Turki diberitakan telah membuka lagi akses ke Twitter usai ditutup dua hari pasca-gempa magnitudo 7,8, Senin (6/2). CEO Twitter, Elon Musk mengonfirmasi pembukaan akses kembali Twitter di negara tersebut. “Twitter telah diberitahu oleh pemerintah Turki bahwa akses akan segera diaktifkan kembali,” katanya.

Sebelumnya, Turki membatasi akses ke Twitter setelah gempa yang menyebabkan kerusakan parah itu terjadi. Reuters melaporkan, Badan Informasi, Teknologi dan Komunikasi (BTK) yang berada di bawah Kementerian Transportasi dan Infrastruktur menolak memberi penjelasan soal penutupan tersebut.

“Data jaringan real-time menunjukkan Twitter telah dibatasi di Turki; pemfilteran diterapkan pada penyedia internet utama dan muncul saat publik mengandalkan layanan setelah serangkaian gempa mematikan,” kata Netblocks yang melacak konektivitas di seluruh dunia.

Pada Rabu (8/2), Direktur NetBlocks Alp Toker mengatakan pemblokiran terkoordinasi tersebut menunjukkan kemungkinan adanya campur tangan dari perintah pemerintah.

Toker mengatakan data jaringan menunjukkan pemblokiran dilakukan dengan perangkat lunak yang diinstal oleh penyedia telekomunikasi yang dapat mencegah pemuatan situs web dan layanan tertentu.

Dikutip dari Anadolu Agency, Pemerintah Turki telah memperingatkan Twitter untuk bertanggung jawab dalam penyebaran informasi terkait gempa tersebut.

Peringatan itu disampaikan Wakil Menteri Transportasi dan Infrastruktur, Omer Fatih Sayan dalam konferensi video dengan dua pejabat Twitter: Ronan Castello (Kepala Twitter Global Government Affairs untuk Eropa) dan John Jughes (Kepala Geopolitical and Economic Public Policy Strategy).

Dalam pertemuan tersebut, Sayan mengingatkan kewajiban Twitter untuk mengurangi disinformasi yang bisa menyebabkan panik dan kekacauan di masyarakat.

Selain itu, kedua belah pihak juga membahas kerjasama untuk mencegah hal tersebut terjadi di media sosial, serta kewajiban Twitter untuk patuh di bawah hukum yang berlaku di Turki.

Pada Kamis (9/2) pagi, NetBlocks menyebut aktivitas jaringan menunjukkan Twitter telah aktif kembali di Turki. “Metrik mengonfirmasi bahwa akses ke Twitter dipulihkan di #Turki setelah pemfilteran berjam-jam. Pemulihan terjadi setelah pihak berwenang mengadakan pertemuan dengan Twitter untuk “mengingatkan Twitter tentang kewajibannya” pada penghapusan konten dan disinformasi,” tulis NetBlocks di Twitter.

Di sisi lain, tindakan pemblokiran Twitter sempat diprotes sejumlah pihak termasuk tokoh oposisi, akademisi, dan organisasi non-pemerintah memprotes langkah tersebut. Pasalnya, komunikasi sudah cukup sulit di wilayah terdampak gempa karena sinyal yang terbatas. “Kenapa Twitter dibatasi pada hari komunikasi menyelamatkan nyawa? Kebodohan macam apa?” kata ketua partai oposisi DEVA, Ali Babacan di Twitter.(Red)


close






Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments