Tuesday, June 25, 2024
HomeInternationalChinese/ MandarinTaiwan Pamer Drone Tempur Buatan Domestik

Taiwan Pamer Drone Tempur Buatan Domestik

Media Indo Pos,Taipei – Taiwan memamerkan pesawat tak berawak atau drone tempur buatan dalam negeri yang pertama dari negara tersebut. Drone buatan domestik itu diungkap ke publik saat Taipei menghadapi ancaman China yang terus meningkatkan tekanan militernya.

Seperti dilansir dari AFP, Selasa (14/3/2023), drone buatan Taiwan itu, di sisi lain, mirip dengan model drone buatan Amerika Serikat (AS) yang digunakan pasukan Ukraina dalam pertempuran melawan invasi Rusia.

Sekitar 23,5 juta penduduk Taiwan hidup di bawah ancaman terus-menerus dari invasi China, yang mengklaim pulau dengan pemerintahan demokratis itu sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya yang suatu hari nanti akan direbut kembali, dengan kekerasan jika diperlukan.

Aksi agresif militer Beijing semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping, yang baru saja mengukuhkan masa jabatan periode ketiga pekan lalu.

Invasi Rusia ke Ukraina yang telah berlangsung setahun terakhir juga semakin memperdalam kekhawatiran di Taiwan bahwa China mungkin akan melakukan hal yang sama.

Institut Sains dan Teknologi Nasional Chung-Shan (NCSIST) yang dikelola militer memamerkan drone buatan dalam negeri itu pada Selasa (14/3/2023) waktu setempat.

Salah satu drone yang dipamerkan merupakan jenis loitering munition, yang bentuknya mirip dengan drone buatan AS Switchblade 300 yang saat ini digunakan pasukan Ukraina dalam pertempuran dengan Rusia.

Dijelaskan NCSIST dalam pernyataannya bahwa drone sekali pakai buatan Taiwan itu dirancang berukuran cukup kecil untuk bisa dibawa di dalam ransel dan bisa mengudara selama 15 menit.

“Karena ringan dan portabel, ini seperti granat besar yang bisa terbang,” sebut Kepala Divisi Riset Sistem Penerbangan NCSIST, Chi Li-pin.

“Ini efektif dalam menyerang target-target di dekat pantai kami,” klaim Chi, sembari menekankan jarak terbang maksimum drone yang mencapai 10 kilometer.

Dalam pernyataannya, Chi juga mengatakan bahwa Taipei tengah mengembangkan drone ‘bunuh diri’ generasi selanjutnya, termasuk versi yang lebih besar yang bisa digunakan untuk serangan jarak jauh.

Drone tempur itu disebut bisa mengudara sambil membawa muatan peledak, sebelum menabrak target untuk mengeliminasinya.

Belum ada tanggapan China atas drone buatan Taiwan ini. (Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments