Tuesday, May 21, 2024
HomeHukum & KriminalPembunuh Potong Jari Wanita Bone Ternyata Oknum Satpol PP

Pembunuh Potong Jari Wanita Bone Ternyata Oknum Satpol PP

Media Indo Pos,Jakarta – Kasus pembunuhan wanita bernama Dahlia (50) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan menggegerkan warga. Kini pelaku pembunuhan akhirnya ditangkap, pelaku merupakan oknum Satpol PP Pemkab Bone.

“Betul, pelaku sudah kami amankan tadi malam. Pelaku bekerja sebagai Satpol PP Pemkab Bone,” ujar Kanit Resmob Polda Sulsel Kompol Benny Pornika dilansir dari detikSulsel, Kamis (16/11/2023).

Pelaku pembunuhan ditangkap di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone pada Rabu (15/11) sekitar pukul 22.45 Wita. Pelaku bernama Kaharman (32).

Benny mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan Anggota Opsnal Resmob Polda Sulsel dan Anggota Opsnal Resmob Polres Bone mendapat informasi bahwa terduga pelaku berada di tempat kerjanya di Jalan Ahmad Yani. Kemudian anggota cepat menuju lokasi yang dimaksud dan mengamankan pelaku.

“Pelaku berusaha melarikan diri saat diamankan sehingga anggota memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali, namun pelaku tidak mengindahkan tembakan peringatan tersebut. Sehingga anggota mengambil tindakan tegas dan terukur yang mengenai kaki pelaku,” katanya.

Benny menambahkan, usai terkena tembakan pelaku dibawa ke RSUD Tenriawaru untuk mendapatkan perawatan medis. Kemudian pelaku diserahkan ke Polres Bone. “Pelaku sudah diamankan di Posko Resmob Polres Bone. Saat ini dalam interogasi,” jelasnya.

Oknum Satpol PP Bunuh Wanita di Bone Gegara Tersinggung
Oknum Satpol PP Pemkab Bone, Kaharman (32), membunuh wanita bernama Dahlia (50) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Kaharman mengaku tersinggung dengan ucapan korban.

“Pelaku tersinggung atas ucapan korban. Makanya langsung dibunuh,” ujar Kanit Resmob Polda Sulsel Kompol Benny Pornika, dilansir dari detikSulsel, Kamis (16/11/2023).

Awalnya, pelaku ingin membeli rokok di rumah korban dan mencari anak korban untuk membayar utang. Namun anak korban tidak ada di rumah dan korban mengucapkan kata-kata kasar. Pelaku pun tersinggung lalu mengancam dengan parang.

“Korban lari ke dalam rumah saat diancam menggunakan parang. Kemudian, pelaku mengikuti sampai ke dapur,” bebernya.

Saat pelaku mengayunkan parang, korban menangkis dengan tangan hingga jarinya terputus. Setelah itu, pelaku membacok leher, dan punggung korban hingga tewas. Pelaku mengambil gelang korban yang ada di tangan.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments