Saturday, March 2, 2024
HomePolitikTPN Ganjar Soroti Gestur Gibran: Anak Muda Harus Menjunjung Etika

TPN Ganjar Soroti Gestur Gibran: Anak Muda Harus Menjunjung Etika

Media Indo Pos,Jakarta – Jubir Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Achmad Baidowi atau Awiek, menyoroti gestur yang diperlihatkan cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabumimg Raka saat menanggapi jawaban Mahfud Md. Awiek menilai setiap perhelatan debat ada etikanya.

“Ya semalam kan kita dipertontonkan debat yang bagaimana debat yang berkualitas dan bagaimana debat yang tidak berkualitas, debat yang beretika dan mana debat yang tidak beretika,” kata Awiek kepada wartawan, Senin (22/1/2024).

Awiek mengatakan jika pasangan calon lain memberikan gimmick, maka Mahfud tak salah membalasnya dengan hal yang sama. Ia menyinggung penjelasan dari Gibran soal inflasi hijau yang kurang tepat.

“Ya kan Pak Mahfud itu profesor ilmu hukum, hukum tata negara, jadi kalau ada bahasa terkesan meremehkan secara pribadi dan gimmick-gimmick, ya gimmick Pak Mahfud menjawab dengan gimmick juga karena memang yang disampaikan itu, yang disampaikan Mas Gibran tidak sesuai dengan maksudnya,” ucap Awiek.

Awiek lantas menyoroti terkait gestur Gibran yang seolah meneropong lantaran tak menemukan jawaban dari Mahfud. Awiek menyebut dalam debat ada etikanya.

“Kemudian Pak Gibran dengan gimmick-gimmick begitu, ya dibalas dengan Mahfud dengan gimmick-gimmick. Karena sebaiknya sih debat-debat itu lebih pada perangkat dasar bukan mempermainkan niche istilahnya, ya anak muda kan,” kata Awiek.

“Selain anak muda kan juga harus menjunjung etika lah karena debat itu ada etikanya dalam pergaulan sehari-hari berpolitik karena kadang kepandaian kita, kepintaran kita, intelektual kita, kadang kemampuan kita hilang gara-gara kita nggak punya attitude atau attitude kita yang kurang,” sambungnya.

Awiek mengatakan pernyataan ‘profesor’ yang disematkan Gibran saat menjelaskan green inflation kurang tepat. Ia menyebut bisa saja Mahfud bertanya balik dengan gagasan Trisakti Bung Karno.

“Saya nggak perlu jelaskan karena Pak Mahfud itu kan profesor, itukan nggak tepat juga bahasa seperti itu, kan bisa saja Pak Mahfud ngomong ‘Saya nggak perlu ngomong Trisakti Bung Karno karena Mas Gibran pernah di PDIP’,” ucap Ketua DPP PPP ini.

“Sebenarnya bisa juga Pak Mahfud seperti itu tapi kan nggak dilakukan oleh Prof Mahfud karena kalau Prof Mahfud kan bidangnya hukum bukan ekonomi berkelanjutan. Jadi mengait-kaitkan gelar akademik profesor itu kan seolah-olah mengesankan meskipun profesor tidak ada apa-apanya. Ya bukan bidangnya maklum masyarakat sudah paham itu,” pungkasnya.

Soal greenflation, Gibran Rakabuming sebelumnya bertanya ke Mahfud Md di dalam debat keempat Pilpres 2024. Mahfud mengingatkan aturan bahwa penggunaan istilah perlu disertai penjelasan.

Moderator juga mengingatkan Gibran soal aturan itu. Lantas, Gibran memberikan terjemahan Bahasa Indonesia dari istilah ‘greenflation’ itu. “Ini tadi tidak saya jelaskan karena kan beliau kan seorang profesor. Oke, greenflation adalah inflasi hijau, sesimpel itu,” ucap Gibran saat segmen tanya jawab antarcawapres dalam debat Pilpres 2024 di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/1).(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments