Saturday, March 2, 2024
HomeBerita NasionalOmbudsman Ungkap Pejabat Kementan Diperiksa Soal Masalah Bawang Putih

Ombudsman Ungkap Pejabat Kementan Diperiksa Soal Masalah Bawang Putih

Media Indo Pos,Jakarta – Ombudsman telah memeriksa pejabat Kementerian Pertanian (Kementan) terkait dengan masalah rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) pada 2023. Masalah diusut adalah importir yang tidak mendapatkan Surat Persetujuan Impor (SPI) bawang putih karena penerbitan RIPH dari Kementan melebihi batas kuota impor.

Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika mengatakan telah memeriksa sejumlah pejabat Kementan di Direktorat Jenderal Hortikultura, mulai dari Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto.

“Yang jelas terkait masalah itu, Dirjen sudah diperiksa, Ses Dirjen sudah diperiksa, dua direktur juga sudah diperiksa,” jelas Yeka ditemui di Kantor Ombudsman RI, Jumat (26/1/2024).

Yeka mengatakan masih ada satu direktur yang akan diperiksa, Senin (29/1/2024) depan. Setelah pemeriksaan selesai, Ombudsman RI baru akan dapat memberitahukan hasil dari pemeriksaan tersebut. “Tinggal satu direktur lagi yang akan diperiksa. Setelah itu kami akan menyampaikan perkembangannya seperti apa,” jelas dia.

Sebelumnya, Ombudsman memang telah memanggil sejumlah pejabat Kementan khususnya dari Direktorat Jenderal Hortikultura. Pemanggilan itu dilakukan untuk meminta keterangan terkait temuan-temuan masalah dalam pembagian rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) pada 2023.

Terkait hal tersebut Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Prihasto Setyanto juga telah buka suara. Dia memastikan layanan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) akan terus dipastikan sesuai ketentuan. Rekomendasi ini termasuk permintaan impor bawang yang sempat jadi polemik.

Atas hal ini Prihasto mengatakan pihaknya tidak akan toleransi pihak-pihak terkait jika benar ditemukan perilaku korupsi dan pungutan liar dalam pelayanan penerbitan RIPH. Hal ini sejalan dengan permintaan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

“Bapak Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menyebutkan tidak ampun bagi siapa saja yang melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme di Kementan. Begitu pula di tempat kami,” tegas Prihasto di Jakarta, Sabtu (20/01/2024).(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments