Tuesday, February 27, 2024
HomeHukum & KriminalKabag Kesra Soppeng Aniaya Remaja Gegara Putrinya Dipacari Korban

Kabag Kesra Soppeng Aniaya Remaja Gegara Putrinya Dipacari Korban

Media Indo Pos,Soppeng – Polisi mengungkap motif Kabang Kesra Setda Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) berinisial AS tega menganiaya remaja inisial DN (19). AS disebut emosi setelah mengetahui putrinya menjalin hubungan asmara dengan korban.

Penganiayaan itu terjadi di Jalan Pemuda Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Rabu (31/1) sekitar pukul 16.00 Wita. Korban awalnya diajak oleh pria bernama Ahdan untuk bertemu di Kota Soppeng.

“Indikasinya hubungan asmara. Sepertinya dia (pelaku) tidak setuju dengan hubungan anaknya,” ujar Kasat Reskrim Polres Soppeng Iptu Ridwan kepada, Sabtu (3/2/2024).

Ridwan menuturkan pihaknya masih mendalami terkait hubungan korban dengan anak pelaku. Sebab, korban mengaku tidak mengetahui pasti alasan dirinya dianiaya.

“Kita masih akan memastikan dulu hal itu karena berdasarkan keterangan korban dirinya belum mengetahui untuk apa dia dipanggil ke Kota Soppeng. Nanti kita ketahui setelah memeriksa pelaku,” bebernya.

Keluarga Korban Minta Polisi Usut Tuntas
Paman korban bernama Askar menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian. Pihaknya juga tidak akan menempuh jalur damai.

“Kami dari keluarga korban menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke polisi untuk diusut tuntas. Pihak keluarga tidak ingin berdamai,” katanya.

Askar mengungkapkan korban datang ke Soppeng untuk bertemu dengan Ahdan di halaman Masjid Raya Watansoppeng. Dia menyebut korban sendiri tidak tahu alasan Ahdan mengajaknya bertemu.

“Waktu hari Rabu itu kemenakan saya dari rumah di Cabbengnge ke Masjid Raya Soppeng bertemu dengan Ahdan. Tapi pas sampai di sana ternyata dipanggil hanya untuk dianiaya,” terangnya.

“Sampai saat ini kami tidak tahu penyebab penganiayaannya. Intinya kami hanya serahkan ke polisi kasus ini,” sambung Askar.

Pelaku Diperiksa Senin
Iptu Ridwan mengatakan kasus penganiayaan itu sudah naik ke tahap penyidikan. Sebanyak 4 orang saksi termasuk korban telah dimintai keterangan.

“Sejauh ini sudah empat saksi diperiksa. Kita masih akan memeriksa saksi hari ini (Jumat), dan kemudian memeriksa oknum ASN (Kabag Kesra) tersebut pada hari Senin, 5 Februari,” katanya.

Sementara itu, Pemkab Soppeng juga memastikan akan memberikan sanksi kepada AS jika terbukti bersalah melakukan penganiayaan. Namun Pemkab Soppeng menunggu hasil penyidikan polisi.

“Akan dikenakan sanksi jika bersalah. Kita tunggu dulu hasil penyidikan dari polisi,” ujar Sekda Soppeng Andi Tenri Sessu, Jumat (2/2).(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments