Wednesday, April 17, 2024
HomeBerita NasionalWamendag Sentil Pihak Kritik Hilirisasi: Mereka Belum Ngerti!

Wamendag Sentil Pihak Kritik Hilirisasi: Mereka Belum Ngerti!

Media Indo Pos,Semarang – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga menyentil pihak yang mengkritik hilirisasi program Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, orang tersebut belum memahami betul konsep hilirisasi itu seperti apa.

“Banyak mungkin pihak-pihak yang mengatakan hilirisasi kurang sesuai atau apa. Mereka-mereka ini mungkin belum begitu mengerti, belum memahami mungkin konsep hilirisasi seperti apa,” kata Jerry kepada wartawan di Padma Hotel Semarang, Jawa Tengah, Rabu (21/2/2024).

Jerry menekankan bahwa hilirisasi memberikan nilai tambah pada suatu komoditas ketimbang diekspor secara mentah. Lebih dari itu, hilirisasi mampu menciptakan lapangan kerja dan untuk membuktikan bahwa Indonesia mampu menciptakan produk berkelas dunia.

“Ini real, konkret. Mereka (yang mengkritik hilirisasi) mungkin nggak biasa melihat produk-produk yang memiliki nilai tambah di luar negeri ketika produk itu sudah diolah, sudah dikapitalisasi di dalam negeri untuk dijual atau untuk dikirim ke luar negeri,” ucapnya.

Terkait adanya pandangan bahwa harga nikel turun akibat hilirisasi, kondisi itu dinilai tidak hanya terjadi di Indonesia. Harga komoditas turun disebut terjadi hampir di semua negara.

“Kalau soal harga komoditas memang kan di mana-mana, justru dunia trennya memang lagi turun. Ya naik turun lah, namanya fluktuasi itu wajar, justru di situlah kita menggenjot hilirisasi,” ujar Jerry.

Jerry menyampaikan, hasil dari kebijakan hilirisasi tidak bisa dilihat dalam waktu singkat. Menurut dia, ada proses dan tahapan yang harus dilewati. “Jadi perlu saya tekankan lagi, saya garis bawahi lagi, hilirisasi itu kunci. Produk-produk yang kita punya, itu nilainya bisa berkali-kali lipat lebih banyak nilai ekspornya, ketimbang kita kirim produk-produk mentah,” tegasnya.

Sebelumnya, Co-captain Timnas AMIN Tom Lembong menyebut jika hilirisasi dilakukan secara ugal-ugalan bisa merugikan bangsa Indonesia sendiri. Pasalnya bisa membuat harga nikel jadi anjlok.

“Saking gencarnya menggenjot smelter nikel, kemudian membanjiri dunia dengan supply nikel sampai harganya anjlok, itu malah berbalik ke kita sendiri, artinya merugikan diri kita sendiri,” tutur Tom Lembong dikutip dari CNBC Indonesia Your Money Your Vote, Senin (22/1/2024).

Selain itu, Ekonom senior INDEF Faisal Basri juga mengkritik program hilirisasi yang dijalankan pemerintah. Ia menilai program hilirisasi punya konsep yang sesat.

“Hilirisasi itu konsep yang sesat. Nggak ada yang bilang sesat itu, nggak ada (di debat pilpres). Konsep yang sangat sesat itu,” kata Faisal Basri dalam Diskusi Publik INDEF di Manhattan Hotel, Jakarta Selatan, Senin (5/2/2024).

Ia mengaku sanggup berdebat dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan untuk membuktikan hal itu. Faisal Basri juga mengajak Tom Lembong melawan Luhut.

“Saya bisa debat deh dengan Luhut secara terbuka gitu. Anda organisir aja. Saya sama Tom Lembong deh berdua, lawan Luhut Pandjaitan dengan Seto (Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Marves),” tambahnya.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments