Friday, April 19, 2024
HomeBerita Nasional2 Mahasiswa Teknik Geologi Unpad Tewas Tersambar Petir Saat Kemping

2 Mahasiswa Teknik Geologi Unpad Tewas Tersambar Petir Saat Kemping

Media Indo Pos,Bandung – Dua mahasiswa Universitas Padjajaran (Unpad) meninggal dunia karena tersambar petir. Peristiwa mengerikan itu terjadi saat keduanya sedang berkemah di Bumi Perkemahan Batu Kuda, Kabupaten Bandung.

Dua mahasiswa Unpad yang tersambar petir diketahui bernama Mitzelion Rayi Adimastya Putra dan Bangkit Alyuda Prasetyo. Keduanya merupakan mahasiswa Fakultas Teknik Geologi Unpad angkatan 2021 dan 2022.

Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad Dandi Supriadi membenarkan, kabar meninggalnya dua mahasiswa tersebut karena tersambar petir. Dandi menyebut peristiwa maut itu terjadi pada Jumat (23/2/2024) malam

“Iya kabarnya begitu. Jadi mereka sedang kemping di daerah Batu Kuda, kemping main aja, kemudian ya itu tadi malam kena petir. Tadi malam, Jumat malam,” kata Dandi saat dihubungi, Sabtu (24/2/2024).

Dandi menuturkan, saat kejadian kedua mahasiswa tersebut sedang berkemah dengan beberapa orang temannya yang diperkirakan juga merupakan mahasiswa Teknik Geologi Unpad. Menurutnya kegiatan tersebut bukan agenda resmi kampus.

“Iya bisa dibilang gitu (di luar agenda kampus), karena perkuliahan kan belum mulai ya baru mulai Senin. Mereka dari pihak fakultas bilang bukan kegiatan fakultas, jadi kemping sukarela,” jelasnya.

“Saya kurang jelas mereka kemping berapa orang dan siapa saja, tapi sepertinya mereka anak (fakultas) geologi semua. Saya gak bisa pastiin berapa orangnya,” sambung Dandi.

Diketahui, Bangkit merupakan mahasiswa Unpad asal Padang, sementara Adimastya adalah mahasiswa asal Cibubur, Jakarta Timur. Kedua korban saat ini sudah dibawa oleh keluarga masing-masing setelah disalatkan di Masjid Raya Unpad Jatinangor.

“Bangkit itu dari Padang, tadi disolatkan di Masjid Raya Unpad di Jatinangor, kemudian diberangkatkan ke Padang. Untuk satunya (Adimastya) dari Cibubur, tadi pagi dijemput keluarganya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dandi mewakili keluarga besar Unpad menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya dua mahasiswa itu. Dia pun menghimbau kepada mahasiswa untuk berhati-hati saat melakukan kegiatan di luar ruangan di tengan cuaca ekstrim yang sedang terjadi.

Selain itu, Dandi meminta mahasiswa untuk memberi informasi ke pihak kampus jika hendak melakukan kegiatan di luar jadwal perkuliahan.

“Ini benar-benar musibah, kita gak pernah tahu bisa kena petir seperti itu, benar-benar musibah. Tapi setidaknya tindakan preventif harus lebih diperhatikan, cuaca tidak menentu, dengan curah hujan tinggi, angin besar, jadi harus hati-hati,” ucap Dandi.

“Kami juga menghimbau meski bukan kegiatan resmi kampus, setidaknya ada laporan ke pihak kampus agar bisa memantau, takutnya ada kejadian supaya bisa cepat bertindak,” pungkasnya.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments