Wednesday, April 24, 2024
HomeHukum & KriminalTersangka Kasus Video Porno Anak Iming-imingi Gift Game Online

Tersangka Kasus Video Porno Anak Iming-imingi Gift Game Online

Media Indo Pos,Jakarta – Polisi mengungkap jaringan pembuat konten porno anak dalam merekrut anak-anak. Para korban direkrut melalui komunitas grup game online Free Fire dan Mobile Legends.

“Berawal dari perkenalan di salah satu media sosial. Korban yang masih di bawah umur memiliki akun media sosial tergabung dalam satu komunitas grup game online. Di situ korban bertemu dan dalam satu grup komunitas game online Free Fire dan Mobile Legends,” ujar Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kompol Reza Fahlevi dalam konferensi pers di Polresta Bandara Soetta, Tangerang, Sabtu (24/2/2024).

Awalnya, pelaku masuk ke dalam komunitas grup game online kemudian mengajak korban untuk main bareng alias mabar. Di situlah pelaku melancarkan akal bulusnya dengan memberikan gift-gift ke akun game online korban.

“Dalam prosesnya pelaku mencoba untuk mengajak korban untuk ‘mabar’, main bareng. Kemudian mereka main bareng, mulai sering berinteraksi melalui kolom chat, setelah sering bermain bersama, pelaku mulai memberikan gift, memberikan chip, memberikan skin kepada anak korban,” papar Reza.

Dia menyampaikan pelaku pun semakin intensif berkomunikasi dengan korban hingga akhirnya memberanikan diri untuk mengunjungi rumah korban. Pelaku juga kerap memberikan korban uang maupun barang secara langsung kepada korban.

“Bahkan tidak jarang, fakta yang didapatkan penyidik, bahwa pelaku berinteraksi, beraktivitas di kamar korban. Dari situ kemudian pelaku mulai mengiming-imingi korban dengan bujukan, rayuan, hadiah, mau tidak kalau memerankan, diambil videonya, beradegan. Akan diberikan sejumlah uang,” terang Reza.

“Karena korban melihat ini sosok seorang yang baik, terus memberikan sejumlah uang, membawakan makanan, sehingga korban percaya, terjadi iming-iming korban teperdaya, termanipulasi,” tuturnya.

Ribuan Konten Porno
Lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka di kasus ini. Dari hasil penyelidikan, polisi juga menemukan ribuan foto hingga video yang menampilkan anak di bawah umur tersebut.

“Kita rinci di sini ada 1.245 image foto dan 3.870 video,” ucap Reza.

Reza menjelaskan temuan ini berdasarkan hasil penyitaan barang bukti dari para pelaku berupa alat penyimpanan data storage yang telah melalui proses analisis forensik.

“Dari pendalaman tersebut, tim berhasil melakukan penyitaan terhadap beberapa alat penyimpanan data storage dan berhasil melakukan analisis forensik terhadap alat device dibantu oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, dalam hal ini laboratorium forensik dan dari hasil analisa forensik diketahui terdapat ribuan CSEM (child sexual abuse material),” ungkap Reza.

Kelima pelaku ini diduga terafiliasi dengan jaringan internasional. Selain di Indonesia, ada warga negara lain yang telah ditangkap oleh otoritas setempat. “Jadi yang kita proses ini seluruhnya adalah WNI. Tiga orang yang ditangkap kepolisian negara bagian di sana itu adalah warga negara setempat,” imbuhnya.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments