Wednesday, April 24, 2024
HomeBerita NasionalLuhut Beberkan Manfaat Hilirisasi Rumput Laut

Luhut Beberkan Manfaat Hilirisasi Rumput Laut

Media Indo Pos,Jakarta – Pemerintah terus memperluas potensi hilirisasi di luar sektor mineral. Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan hilirisasi rumput laut menjadi salah satu yang dibidik.

Menurutnya nilai perdagangan rumput laut global ditafsir mencapai US$ 3,7 miliar atau sekitar Rp 57 triliun. Dari jumlah tersebut Indonesia berkontribusi sebesar 16% yaitu sekitar US$ 600 juta atau sekitar Rp 9 triliun.

“Nilai perdagangan rumput laut global sendiri mencapai total US$ 3,7 miliar atau Rp 57 triliun. Kontribusi Indonesia ternyata mencapai 16% dari total perdagangan rumput laut global yakni US$ 600 juta atau Rp 9 triliun,” kata Luhut dalam akun Instagramnya @luhut.pandjaitan, Jumat (1/3/2024).

Ia menambahkan, berdasarkan penelitian dari Prof Shrikumar Suranarayan, Indonesia diberkahi matahari yang bersinar sepanjang tahun. Hal ini berperan menjadikan Indonesia sebagai eksportir rumput laut mentah global terbesar di dunia setelah China.

Tak hanya itu Indonesia juga disebut berpotensi menerima pendapatan yang lebih besar jika mengoptimalkan hilirisasi rumput laut. Pemerintah, kata dia, sudah melakukan upaya hilirisasi rumput laut sejak 2 tahun lalu.

“Dan hari ini kami mengeksplorasi potensi kekayaan “emas hijau di lautan” tersebut dengan memulai pilot project 100 Ha di Lombok Timur yang dimulai oleh Sea6 bersama stakeholder lainnya,” tulisnya.

Menurutnya setiap 100 hektare budidaya rumput laut skala besar yang dikerjakan akan menghasilkan 10-15 ribu ton produksi rumput laut basah per tahun. Selain itu tenaga kerja lokal yang berjumlah ratusan juga akan terserap di sektor ini.

“Dan sekitar 1 juta liter produksi biostimulan atau pupuk organik yang dapat mencakup 1-2 juta lahan pertanian. Selain biostimulan, hasil panen yang kemudian langsung diolah lewat pabrik nantinya juga mampu memproduksi seperti biofuel, biodegradable plastic, dan bahan pangan bernilai gizi tinggi,” paparnya.

Luhut menyebut pemerintah akan mengeksplorasi potensi rumput laut, seperti yang sebelumnya dilakukan pada sektor mineral dan batu bara. Program ini, kata dia, akan menjadi fokus pemerintah dalam 5-10 tahun ke depan.

“Sesuai dengan cita-cita Presiden Jokowi yaitu hilirisasi di semua sektor kekayaan alam Indonesia, komoditas rumput laut juga akan kami eksplor potensi industrinya seperti halnya mineral dan batubara. Karenanya, program ini bisa menjadi fokus pemerintah selama 5-10 tahun ke depan,” ungkapnya.

Ia menyebut jika pengerjaannya optimal, program ini tidak hanya berkontribusi terhadap upaya menahan laju perubahan iklim, tetapi juga memberi nilai tambah ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Serta yang paling penting yaitu mengurangi ketergantungan Indonesia pada sektor pertambangan.

Terbaru pemerintah sudah melakukan hilirisasi di rumput laut seluas 100 hektare di Lombok, dengan menggandeng PT Sea6 Energy dan sejumlah stakeholder lainnya. Luhut menargetkan hilirisasi ini dilakukan di lahan seluas lebih dari 1 juta hektare.

“Karena ini dari jumlah 21 juta km2 laut kita, ya kita harus buat studinya dengan dalam, sehingga kalau nanti kita dapat katakanlah 1,2 juta km2, jadi 5% dari situ saja. Dan nanti kita bagi daerahnya di mana sehingga ada penyebaran yang bagus, tidak terjadi tumpang tindih,” pungkasnya.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments