Wednesday, April 24, 2024
HomeBerita NasionalGetek Karam Diterjang Ombak di Banyuasin, 2 Orang Ditemukan Tewas

Getek Karam Diterjang Ombak di Banyuasin, 2 Orang Ditemukan Tewas

Media Indo Pos,Banyuasin – Peristiwa kecelakaan air kembali terjadi di perairan Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) mengakibatkan getek kecil berisi satu keluarga karam diterjang ombak disertai angin kencang. Akibat kejadian itu, 2 orang ditemukan tewas terbawa arus sekitar 5 kilometer.

Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Andreas Kusmaedi membenarkan peristiwa itu. Dua korban yang hilang itu bernama Ridwan (59) dan Suwito (47) sudah ditemukan hari ini, Selasa (5/3) pagi.

“Iya benar, untuk dua korban (Ridwan dan Suwito) yang hilang sudah di temukan pagi ini,” kata Kombes Andreas dikonfirmasi, Selasa (5/3/2024).

Andreas menjelaskan, insiden melibatkan perahu getek kecil milik sekeluarga itu awalnya karam usai diterjang ombak besar disertai angin kencang saat melintas di Muara Sungai Alahan, Perairan Muara Kumbang, Dusun 2, Desa Pematang Palas, Kecamatan Banyuasin 1, ll Banyuasin, Sumsel.

Peristiwa itu, terjadi pada Minggu (3/3) sekitar pukul 16.30 WIB. Getek tersebut dikemudikan Herman Wahab (55), hendak mengantar tiga kerabatnya, Rudi (30), Ridwan (59) dan Suwito (47).

“Saat akan menyeberang dari Dusun Alahan menuju Desa Pematang Palas, Muara Kumbang, perahu getek sekeluarga ini terkena ombak besar diikuti angin kencang, sehingga menyebabkan perahu getek tersebut terbalik dan karam,” katanya.

Dalam insiden itu, di hari kejadian Herman dan Rudi berhasil selamat. Sementara Ridwan dan Suwito dilaporkan hilang tenggelam. Dari informasi itu Tim SAR gabungan Basarnas TNI/Polri, BPBD dan masyarakat langsung melakukan pencarian.

“Saat kejadian itu 2 orang (Herman dan Rudi) yang ada di perahu getek selamat dan dua lainnya hilang terbawa arus dan tenggelam. Dari informasi itu anggota kita dari Pos Pangkalan Sandar Muara Kumbang langsung bergerak melakukan pencarian,” terangnya.

Usai kembali dilakukan pencarian di hari kedua, katanya, Ridwan dan Suwito akhirnya berhasil ditemukan meninggal dunia mengapung berjarak sekitar 5 kilometer dari lokasi awal tenggelam.

“Hari ini (5/3) sekitar pukul 09.00 WIB, Tim SAR Gabungan dari Dit Polairud Pos Muara Kumbang dan Basarnas dibantu keluarga korban telah menemukan dua korban yang tenggelam dalam keadaan meninggal dunia di Perairan SST Selat Ajaran, Kecamatan Banyuasin 1, Kabupaten Banyuasin, sekitar 5 kilometer dari lokasi kejadian,” terangnya.

Jenazah korban sudah dievakuasi ke rumah duka. Terhadap kedua korban tidak dilakukan autopsi berdasar permintaan dari keluarganya. “Semua korban sudah dievakuasi ke rumah duka untuk disemayamkan. Keluarga Korban tidak mau dilakukan autopsi dan sudah membuat surat pernyataan,” jelasnya.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments