Friday, April 12, 2024
HomeHukum & KriminalPolisi: Kim Dal Joong Dorong Petugas Imigrasi

Polisi: Kim Dal Joong Dorong Petugas Imigrasi

Media Indo Pos,Jakarta – Polisi menyatakan petugas Rudenim Imigrasi Jakbar, Tri Fattah Firdaus, bukan tewas karena dirinya sendiri. Tri Fattah Firdaus diduga dibunuh dengan cara didorong oleh tersangka seorang WN Korea Selatan, Kim Dal Joong.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu mengatakan, dari bukti-bukti yang diperoleh penyidik, korban tidak ‘jatuh sendiri’, melainkan didorong.

“Berdasarkan rekaman handphone dari saksi lainnya, ditemukan pada saat didobrak, Tersangka sempat menyatakan ‘Fattah mati’. Kemudian hasil fisika forensik yang telah dilakukan oleh penyidik bahwa korban tidak jatuh sendiri. Artinya, bisa ditarik kesimpulan bahwa korban jatuh akibat ada dorongan,” kata Rovan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (6/3/2024).

Dari hasil rekaman CCTV, diketahui Kim Dal Joong adalah orang yang terakhir bersama korban Tri Fattah Firdaus. Selain itu, polisi menemukan jejak DNA tersangka Kim Dal Joong di sejumlah titik di kamar apartemen tersebut.

“Yang mana dalam hasil penyidikan ditemukan bukti CCTV, Tersangka dan korban masuk ke dalam kamar, sesuai dengan CCTV yang terekam dan sudah dikirim ke labfor. Kemudian ditemukan DNA di dinding, lantai, balkon, kamar dari unit 1919 dan ada DNA tersangka dan korban di satu titik, yaitu di sandal korban yang tertinggal di kamar tersebut,” jelasnya.

40 Adegan Rekonstruksi
Polisi telah menggelar reka ulang kasus pembunuhan petugas Rudenim Imigrasi Jakbar, Tri Fattah Firdaus, yang tewas dari lantai 19 apartemen. Dalam rekonstruksi ini, Kim Dal Joong selaku tersangka memeragakan 40 adegan.

Reka ulang diawali ketika korban Tri Fattah dan saksi Heri Fajarudin berangkat dari Rudenim untuk menjemput tersangka Kim Dal Joong dan saksi Hendar CH Nasution. Dari apartemen tersebut, mereka berempat kemudian menuju ke kafe.

“Sempat terjadi keributan di kafe tersebut antara Saksi H (Hendar) dengan Tersangka K (Kim Dal Joong),” imbuh Rovan.

Hingga akhirnya, mereka kembali ke apartemen. Saat itu, korban Tri Fattah mengantarkan Kim Dal Joong ke apartemen. “Tujuh menit kemudian korban ditemukan terjatuh dari balkon unit 1919 ke lantai 3 dan ditemukan sudah meninggal dunia oleh sekuriti,” imbuhnya.

Sekuriti dan saksi mencoba membuka unit 1919, tapi dihalang-halangi oleh Kim Dal Joong. Hingga kemudian pintu apartemen didobrak oleh sekuriti dan Kim Dal Joong melakukan perlawanan dengan pisau dan panci berisi air panas.

“Pintu didobrak oleh sekuriti, Tersangka keluar membawa pisau dan air panas. Setelah diamankan, tidak ada orang lain di dalam kamar selain Tersangka,” katanya.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments