Friday, April 12, 2024
HomeHukum & KriminalKamuflase Gembong Narkoba Murtala Saat Transaksi Depan Masjid

Kamuflase Gembong Narkoba Murtala Saat Transaksi Depan Masjid

Media Indo Pos,Jakarta – Gembong narkoba, Murtala Ilyas transaksi sabu langsung dengan jaringan dari Malaysia. Transaksi sabu dilakukan di depan sebuah masjid di Medan, Sumatera Utara.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Indrawienny Panjiyoga mengatakan, Murtala memakai peci sebagai kamuflase. Transaksi juga dilakukan pada saat waktu salat subuh.

“Sebagai kamuflase, dia memakai peci seolah-olah mau ibadah di masjid di Medan, Sumatera Utara, Jalan Gatot Subroto. Itu transaksi dilakukan subuh,” kata Panjiyoga saat dihubungi, Kamis (7/3/2024).

Panjiyoga mengatakan barang haram yang didapat dari jaringannya tersebut diturunkan dari dalam mobil dan diturunkan di depan masjid tersebut. “Dia (Murtala) menerima barang dari jaringannya, dari mobil hitam dipindah ke mobil HR-V putih. Di dalam mobil itu juga ada Meri (orang kepercayaan Murtala) tapi dia nggak turun,” ujarnya.

Lebih lanjut, Panji mengungkap alasan Murtala transaksi sabu di depan masjid agar tidak dicurigai aparat kepolisian maupun warga. “Orang kan berpikir orang masuk ke masjid mau salat, karena dia masuknya juga waktu subuh-subuh, tidak ada yang curiga,” katanya.

Cara Murtala Selundupkan Sabu
Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat menyita 110 kg sabu dari gembong narkoba Murtala cs. Barang bukti tersebut diduga dikirim dari Malaysia melalui jalur laut ke pelabuhan tikus di Aceh.

“Informasi yang kita dapatkan dari para tersangka bahwa memang narkoba ini didatangkan dari Malaysia menggunakan kapal, dari perairan kemudian masuk ke pelabuhan-pelabuhan tikus di wilayah Aceh,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes M Syahduddi dalam konferensi pers, Rabu (6/3).

Sabu tersebut kemudian dibawa ke Medan. Setelahnya, sabu dibawa ke Jakarta untuk diedarkan. “Dari Aceh ditransitkan di Medan, dan indikasi terakhir akan dibawa ke Jakarta. Jadi inilah jaringan internasional yang meliputi wilayah Malaysia-Aceh-Medan-Jakarta,” ujarnya.

Syahduddi mengatakan pihaknya masih mengusut pihak yang membantu Murtala menyelundupkan sabu dari Malaysia ke Indonesia.

“Yang bersangkutan sudah beberapa kali bepergian ke wilayah Malaysia. Sedang kita dalami apakah memang yang bersangkutan ada jaringan koordinasi dengan pihak Malaysia, mengingat hampir boleh dikatakan 90 persen masuknya barang-barang narkotika secara ilegal ke Indonesia dari Malaysia itu menggunakan kapal laut. Sehingga ketika kita mengetahui yang sering melakukan aktivitas bepergian ke wilayah Malaysia patut diduga juga yang memiliki jaringan di sana,” jelasnya.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments