Friday, April 19, 2024
HomeInternationalWorldSerangan Rusia Bikin Saluran Listrik ke PLTN Ukraina Terputus

Serangan Rusia Bikin Saluran Listrik ke PLTN Ukraina Terputus

Media Indo Pos,Jakarta – Perang Rusia dan Ukraina terus berlanjut. Serangan Rusia pada hari Jumat (22/3) telah memutus salah satu dari dua saluran listrik yang memasok pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di tenggara Ukraina, ketika Moskow melancarkan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur energi.

“Musuh kini melakukan serangan terbesar terhadap industri energi Ukraina dalam beberapa waktu terakhir,” tulis Menteri Energi Ukraina, German Galushchenko dalam postingan di Facebook, seraya menambahkan bahwa serangan tersebut telah melumpuhkan “salah satu jalur transmisi listrik” yang memasok pembangkit listrik Zaporizhzhia.

Fasilitas tersebut, yang merupakan situs energi nuklir terbesar di Eropa, direbut oleh pasukan Rusia pada hari-hari pertama perang tetapi ditenagai oleh jaringan Ukraina.

“Situasi ini sangat berbahaya dan berisiko memicu situasi darurat,” kata operator energi atom Ukraina, Energoatom, seperti dikutip dari AFP, Jumat (22/3/2024).

Jika saluran listrik terakhir diputus, dikatakan bahwa pembangkit listrik tersebut akan “di ambang pemadaman listrik lagi, yang merupakan pelanggaran serius terhadap kondisi pengoperasian pembangkit listrik yang aman”.

Sejak awal perang di Ukraina, pembangkit listrik Zaporizhzhia telah mengalami pemadaman berulang kali, sehingga tidak lagi menggunakan generator diesel darurat dan sistem keselamatan.

“Jika gagal, ancaman kecelakaan nuklir dan radiasi akan muncul,” kata Energoatom.

Menurut gubernur Zaporizhzhia, 12 rudal Rusia menghantam wilayah tersebut pada Jumat pagi waktu setempat, menghancurkan beberapa rumah dan melukai sejumlah orang yang tidak diketahui jumlahnya.

“Menurut laporan awal, tujuh rumah hancur, 35 rusak,” tulis Ivan Fedorov di Telegram, seraya menambahkan bahwa banyak orang terluka.

Fasilitas energi menjadi sasaran serangan rudal, drone, dan artileri Rusia di beberapa kota di Ukraina pada hari Jumat, termasuk Kharkiv, Zaporizhzhia, Vinnytsia, Khmelnytskyi, dan Kryvyi Rig.

“Tujuannya bukan hanya untuk merusak, tapi mencoba lagi, seperti tahun lalu, menyebabkan kegagalan besar-besaran pada sistem energi negara,” kata Menteri Energi Galushchenko.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments