Wednesday, April 17, 2024
HomeInternationalWorldMenlu RI Harap Resolusi Gencatan Senjata DK PBB Segera Dijalankan

Menlu RI Harap Resolusi Gencatan Senjata DK PBB Segera Dijalankan

Media Indo Pos,Jakarta – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menyetujui dan mengadopsi resolusi yang menuntut gencatan senjata di Jalur Gaza Palestina. Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan Indonesia menyambut baik resolusi tersebut.

“Kemudian merespons pertanyaan mengenai resolusi, kita menyambut baik. Resolusi 2728 tahun 2024 yang baru saja disahkan, dari sejak kemarin saya terus melakukan komunikasi dengan dubes kita di New York, akhirnya disahkan dengan 14 suara setuju dan 1 abstain, tidak veto. Dengan 14 setuju dan 1 abstain, maka resolusi ini dapat disahkan,” kata Retno Marsudi usai Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2024).

Retno mengatakan disetujuinya resolusi gencatan senjata itu merupakan hal yang menggembirakan. Pasalnya, menurut Retno, hal ini merupakan kali pertama DK PBB menyetujui resolusi yang berisi kalimat gencatan senjata (ceasefire).

“Yang menggembirakan adalah ini adalah pertama kalinya Dewan Keamanan PBB dapat mengesahkan resolusi yang berisi kalimat ceasefire, immediate ceasefire during Ramadan leading to selanjutnya-selanjutnya. Jadi ada kata ceasefire di dalamnya,” ujarnya.

Selain itu, Retno mengatakan resolusi gencatan senjata itu memuat tentang masalah bantuan kemanusiaan. Dia berharap implementasi resolusi gencatan senjata itu dapat segera diimplementasikan.

“Dan juga ada kata yang lain adalah mengenai masalah bantuan kemanusiaan. Karena dunia internasional paham bahwa bantuan kemanusiaan sangat terhambat sehingga dampaknya adalah krisis kemanusiaan menjadi semakin buruk. Harapan kita adalah dengan adanya resolusi ini, maka kita harapkan implementasinya dapat segera dijalankan,” ujarnya.

Seperti dilansir Reuters, sebanyak 14 negara anggota Dewan Keamanan PBB memberikan suara dukungan untuk resolusi yang diajukan oleh 10 anggota terpilih badan tersebut. Sementara AS, yang merupakan sekutu Israel dan salah satu negara anggota tetap, memutuskan abstain.

Resolusi itu menuntut gencatan senjata di Jalur Gaza selama sisa bulan suci Ramadan, yang akan berakhir dalam dua pekan ke depan. Resolusi itu juga menuntut pembebasan segera dan tanpa syarat semua sandera yang masih ditahan di Jalur Gaza. Tepuk tangan menggema di dalam ruang sidang Dewan Keamanan PBB setelah voting digelar.

“Resolusi ini harus dilaksanakan. Kegagalan tidak bisa dimaafkan,” tegas Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres dalam pernyataan via media sosial setelah resolusi itu disetujui Dewan Keamanan PBB.

Suara abstain yang diberikan AS itu meloloskan resolusi gencatan senjata segera, setelah sebelumnya Washington selalu menggunakan hak vetonya untuk menggagalkan resolusi serupa.

Dalam pernyataannya, Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield menjelaskan bahwa AS sepenuhnya mendukung ‘beberapa tujuan penting dalam resolusi tidak mengikat ini’, tapi juga menyatakan bahwa Washington tidak setuju dengan semua yang ada di dalam resolusi itu, yang tidak mengecam Hamas.

“Gencatan senjata bisa segera dimulai dengan pembebasan sandera, dan kita harus memberikan tekanan pada Hamas untuk melakukan hal tersebut,” cetus Linda.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments