Friday, April 12, 2024
HomeInternationalWorldPemimpin Hamas: Israel Alami Isolasi Politik yang Belum Pernah Terjadi

Pemimpin Hamas: Israel Alami Isolasi Politik yang Belum Pernah Terjadi

Media Indo Pos,Teheran – Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh menyebut Israel kini sedang mengalami “isolasi politik yang belum pernah terjadi sebelumnya”, dalam komentar yang disampaikan sehari setelah Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyetujui resolusi menuntut gencatan senjata segera dalam perang di Gaza.

Seperti dilansir dari AFP, Rabu (27/3/2024), komentar bos Hamas itu disampaikan saat dirinya berkunjung ke Iran, tepatnya usai bertemu Menteri Luar Negeri (Menlu) Hossein Amir-Abdollahian pada Selasa (26/3) waktu setempat.

“Meskipun resolusi ini datang terlambat dan mungkin ada beberapa kesenjangan yang perlu diatasi, resolusi itu sendiri menunjukkan bahwa pendudukan Israel sedang mengalami isolasi politik yang belum pernah terjadi sebelumnya,” sebut Haniyeh dalam konferensi pers di Teheran.

Resolusi Dewan Keamanan PBB itu didukung oleh 14 negara anggota, dengan Amerika Serikat (AS) yang merupakan sekutu Israel, dan memiliki hak veto, memberikan suara abstain. Suara abstain dari AS itu meloloskan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata untuk pertama kalinya sejak perang berkecamuk di Jalur Gaza pada Oktober tahun lalu.

Israel marah pada AS atas keputusan sekutunya tidak menggunakan hak veto terhadap resolusi tersebut.

Haniyeh, dalam komentarnya, menyebut bahwa Israel telah “kehilangan pelindung politik dan perlindungan bahkan di Dewan Keamanan (PBB)” dan bahwa “AS tidak bisa memaksakan kehendaknya pada komunitas internasional”.

“Entitas Zionis tidak berhasil mencapai tujuan militer atau strategisnya (setelah lebih dari lima bulan berperang),” sebut Haniyeh dalam pernyataannya.

Haniyeh dan delegasi Palestina yang berkunjung ke Teheran juga bertemu dengan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Dalam pertemuan itu, menurut pernyataan pada situs resmi Khamenei, sang pemimpin Iran memuji “perlawanan unik pasukan Palestina” terhadap “kejahatan dan kebrutalan rezim Zionis, yang dilakukan dengan dukungan penuh dari Barat”.

“Republik Islam Iran tidak akan ragu untuk mendukung perjuangan Palestina dan rakyat Gaza yang tertindas,” ucap Khamenei dalam pertemuan dengan Haniyeh.

Kunjungan Haniyeh ini menjadi kunjungan kedua ke Teheran sejak kelompok yang didukung Iran itu melancarkan serangan mengejutkan terhadap Israel pada 7 Oktober tahun lalu, yang memicu perang di Jalur Gaza.

Haniyeh terakhir kali mengunjungi Iran pada awal November tahun lalu, ketika dia bertemu Khamenei dan para pejabat Iran lainnya.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments