Wednesday, April 24, 2024
HomeBerita NasionalAnggota TNI Tewas Bersimbah Darah di Kota Bekasi, Diduga Korban Kecelakaan

Anggota TNI Tewas Bersimbah Darah di Kota Bekasi, Diduga Korban Kecelakaan

Media Indo Pos,Bekasi – Seorang anggota TNI meninggal dunia usai ditemukan berlumuran darah di kawasan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Korban, Praka S yang merupakan anggota Pomdam III Siliwangi itu diduga meninggal dunia karena kecelakaan.

Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm Rico Sirait membenarkan anggota berinisial Praka S itu ditemukan tergeletak bersimbah darah di Ciketing Udik, Bantargebang, Bekasi pada Jumat (29/3/2024) sekitar pukul 03.30 WIB. Rico menjelaskan pihaknya mendapatkan informasi korban meninggal dunia dari pihak rumah sakit.

“Kami itu dapat laporan dari sekuriti RSUD. Jadi pada saat sekuriti RSUD melaporkan bahwa ada anggota TNI yang meninggal di RS kami mengecek baru kami tanyakan ini gimana kejadian kecelakaannya, kan laporannya kecelakaan. Jadi kami hanya sampai batas menerima laporan kemudian membantu mengkomunikasikan dengan satuan tempat prajurit itu berasal yaitu anggita Pomdam III Siliwangi. Tindak lanjutnya dan sebagainya itu ada di satuannya,” kata Rico Sirait kepada wartawan, Senin (1/4/2024).

Rico mengatakan pihaknya langsung mengecek korban di rumah sakit. Dia mengatakan Praka S meninggal dunia dengan luka di kepala dan tangan. “Kalau luka-lukanya kan kita melihat pada saat menerima laporan dari securiti RSUD kita tanya ini luka lukanya di mana, di tangan di kepala ya kita lihat dong. Terus barang-barangnya mana, perlengkapannya mana, itu semua udah kita serahkan kepada satuannya,” ujarnya.

Dia mengatakan Praka S masih sempat meminta tolong ke warga untuk membawanya ke rumah sakit. Praka S juga masih sempat mengaku sebagai anggota TNI ke warga.

“Laporan diterima dari warga bahwa ada korban kecelakaan, kemudian dicek oleh petugas korban masih hidup dan sempat komunikasi dan mengaku anggota POM TNI, minta tolong dibantu dibawa ke rumah sakit. Kemudian bersama petugas Polisi, menghubungi mobil ambulans membawa korban ke RSUD Kota Bekasi, diterima pihak UGD RSUD Kota Bekasi, korban langsung ditangani. Namun korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rico mengatakan Praka S meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit. Praka S diduga meninggal kehabisan darah. “Infonya sampai di RSUD itu masih hidup, 5 menit atau berapa menit penanganan karena mungkin sudah kehabisan darah ya, mungkin ya, saya juga kurang tahu, meninggal. Karena meninggal dan dilihat dari data identitasnya tentara, RSUD, mereka laporan ke kita,” ujarnya.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments