Wednesday, April 24, 2024
HomeHukum & KriminalPangkogabwilhan Ultimatum KKB Papua: Bebaskan Pilot Susi Air-Berhenti Serang Aparat

Pangkogabwilhan Ultimatum KKB Papua: Bebaskan Pilot Susi Air-Berhenti Serang Aparat

Media Indo Pos,Jakarta – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogabwilhan) Letnan Jenderal TNI Richard Tampubolon memberikan tiga ultimatum ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. Salah satunya segera membebaskan pilot Susi Air Philips Mark Merthens.

“Segera melepaskan Pilot Philips Mark Merthens,” ujar Richard dalam keterangannya seperti dilansir dari detikNews, Senin (1/4/2024).

Dia mengatakan penyanderaan terhadap pilot asal Selandia Baru tersebut justru menghambat transportasi masyarakat orang asli Papua (OAP). Bahkan suplai logistik ke beberapa daerah di Papua juga terhambat.

“Penawanan pilot tersebut itu justru sangat menghambat transportasi masyarakat OAP termasuk suplai logistik khususnya distrik terisolir,” katanya.

Selain pembebasan pilot Susi Air, Pangkogabwilhan juga meminta KKB berhenti membantai warga sipil. Terakhir, dia mengultimatum KKB untuk tidak lagi menyerang aparat.

“Hentikan pembantaian terhadap masyarakat sipil yang tidak berdosa dan berhenti memanfaatkan mama-mama, serta anak-anak kecil sebagai pendukung operasi KKB tersebut,” tegasnya.

“Saya tegaskan kembali agar KKB mengindahkan apa yang saya sampaikan tersebut, demi terwujudnya tanah Papua sebagai surga dunia yang indah, damai dan maju,” tambah Richard.

Dia menuturkan KKB tidak berhenti mengganggu dan menyerang aparat yang bertugas di tanah Papua. Teror KKB tersebut membuat situasi di Papua tidak kondusif sehingga menghambat proses pembangunan di Papua.

“Rekam jejak kejahatan dan kebiadaban KKB yang tidak berperikemanusiaan sudah tergambarkan dengan jelas. Mulai pembantaian terhadap masyarakat OAP maupun masyarakat pendatang yang tidak berdosa serta terhadap aparat yang bertugas membantu masyarakat,” tegas Richard.

“Bahkan KKB dengan kejamnya menyandera Pilot Susi Air Philips Mark Marthens Warga Negara Selandia Baru yang sudah lebih setahun ini sebagai tawanannya,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Philip Mark Mehrtens disandera KKB sejak pesawat Susi Air yang dipilotinya dibakar kelompok Egianus Kogoya di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan pada 7 Februari 2023.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments