Wednesday, April 17, 2024
HomeTNICipta Kondisi, Dandim 0801/Pacitan Bersama Forkopimda Ikuti Kegiatan Pembinaan Kamtibmas

Cipta Kondisi, Dandim 0801/Pacitan Bersama Forkopimda Ikuti Kegiatan Pembinaan Kamtibmas

Media Indo Pos,Pacitan – Dandim 0801/Pacitan Letkol Inf. Roliyanto, S.I.P., M.I.P., bersama Forkopimda mengikuti kegiatan pembinaan kamtibmas dalam rangka cipta kondisi bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1445 H yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Selasa (02/04/2024) Malam.

Kegiatan tersebut selain dihadiri oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Dandim 0801/Pacitan Letkol Inf. Roliyanto, Kapolres Pacitan AKBP Agung Nugroho, S.I.K., M.T., juga melibatkan Camat, Kapolsek, Danramil, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kades/Lurah, OPD, Satpol PP, Ormas dan Koordinator ronthek.

Adapun tujuan dari kegiatan tersebut yakni untuk menyamakan visi dan misi serta meningkatkan koordinasi, guna menyusun strategi dalam melakukan pengamanan tradisi ronthek gugah sahur selama bulan suci Ramadhan 1445 H, sehingga berjalan tertib, aman dan kondusif.

Selain itu, upaya ini sebagai bentuk upaya preventif dan memastikan para pelaku rontek tidak melakukan tindakan-tindakan yang berpotensi menimbulkan keresahan, ataupun mengganggu ketertiban, melihat animo masyarakat sangat luar biasa terutama saat hari weekend.

Sementara itu, Dandim 0801/Pacitan menekankan kepada personel yang terlibat pengamanan untuk benar-benar bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya di titik yang menjadi sektornya, sehingga kejadian perselisihan beberapa waktu lalu tidak terulang kembali.

“Kita harus aktif melaksanakan sosialisasi dan edukasi secara masif kepada masyarakat luas, agar seluruh informasi dapat tersampaikan. Pastikan tidak ada sajam, minuman keras, petasan, karena dampaknya sangat membahayakan bagi keselamatan bersama,” tegasnya saat memberikan sambutannya.

Lebih dari itu, ia meminta kepada semua pihak, dalam melaksanakan pengamanan utamakan tindakan preventif dan tidak mudah terpancing maupun terprovokasi, untuk mengantisipasi timbulnya kesalahpahaman, baik antara aparat, pelaku ronthek, maupun masyarakat.

“Seni rontek yang tidak dimiliki wilayah lain apabila dikemas dan dikelola dengan baik, diharapkan dapat menjadi jati diri dan identitas masyarakat Pacitan. Kita sepakat juga berkomitmen menciptakan situasi yang aman, tertib dan kondusif di Pacitan. Untuk itu, peran semua pihak sangat dibutuhkan,” ungkapnya.(Red)

Oh hi there 👋
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments