Thursday, May 23, 2024
HomeBerita NasionalPresiden Jokowi Ungkap Laporan AHY: Di Sana-sini Urus Mafia Tanah

Presiden Jokowi Ungkap Laporan AHY: Di Sana-sini Urus Mafia Tanah

Media Indo Pos,Jakarta – Urusan penumpasan mafia tanah jadi sorotan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini terjadi setelah Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan program gebuk mafia tanah di dua provinsi dalam sebulan.

Jokowi mengungkapkan AHY memberikan laporan telah mengurus mafia tanah di sana sini. Menurutnya sendiri mafia tanah bisa beroperasi di Indonesia karena banyak tanah yang belum bersertifikat. Sekarang dengan program percepatan pendaftaran dan sertifikat tanah yang dilakukan aksi mafia tanah diklaim Jokowi bisa dikurangi.

“Pak Menteri ATR/BPN sampaikan, di sana urusin mafia tanah, di sini urus mafia tanah. Masih itu. Tapi sudah berkurang sekali karena semuanya pegang sertifikat,” ungkap Jokowi saat memberikan sertifikat tanah di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (30/4/2024).

Jokowi sendiri menargetkan 126 juta bidang tanah di Indonesia bisa terdaftar dan bersertifikat. Hingga kini baru 112.081.933 bidang tanah yang terdaftar. Dari total bidang tanah yang terdaftar sudah ada 91.357.600 bidang tanah yang bersertifikat. Hanya bersisa 13.918.067 bidang tanah yang belum terdaftar dan bersertifikat.

Sementara itu, AHY sendiri melaporkan pihaknya baru saja melakukan operasi penumpasan mafia tanah di dua provinsi. Dia menyebut hal ini sebagai program gebuk mafia tanah. Katanya dari program gebuk mafia tanah itu pihaknya berhasil mencegah kerugian masyarakat dan negara sebesar Rp 324 miliar.

“Program gebuk mafia tanah dua bulan ini kami ungkap di Jatim dan Sulawesi Tenggara ada potensi kerugian masyarakat dan negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 324 miliar,” ungkap AHY.

Sementara itu secara nasional, AHY bilang pihaknya bersama Satgas Anti Mafia Tanah yang terdiri daru berbagai kementerian lembaga berhasil mencegah potensi kerugian negara sebesar Rp 13 triliun selama tahun 2023 secara penuh.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments