Wednesday, May 29, 2024
HomeBisnisFinanceJokowi Soal Harga Jagung Turun Jadi Rp 4.200/Kg: Kurang Baik untuk Petani

Jokowi Soal Harga Jagung Turun Jadi Rp 4.200/Kg: Kurang Baik untuk Petani

Media Indo Pos,Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) panen besar komoditas jagung di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Saat ini, menurutnya panen jagung sudah dilakukan di berbagai wilayah membuat Indonesia surplus.

Menurutnya, saat ini harga jagung turun karena pasokan yang melimpah imbas panen raya terjadi di beberapa wilayah. Harga jagung sebelumnya mencapai Rp 7.000 per kilogram (kg) kini menjadi Rp 4.200 per kg.

“Semuanya panen, sehingga yang terjadi adalah harga turun karena over supply. Harga yang sebelumnya Rp 7.000, sekarang sudah turun menjadi 4.200,” ungkap Jokowi usai meninjau panen raya jagung, Kamis (2/5/2024).

Menurutnya, penurunan harga jagung yang terlalu drastis bisa jadi kabar kurang baik bagi petani. Meskipun, para peternak ayam diuntungkan karena harga pakan yang umumnya dari jagung jadi lebih murah, otomatis harga ayam dan telur juga bisa lebih murah. “Ini baik untuk peternak, tapi kurang baik untuk petani, nah ini lho menjaga keseimbangan sepertinya tidak mudah,” ungkap Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi bilang semua petani jagung perlu meningkatkan produktivitasnya, salah satunya dengan mencari bibit unggul. Dia menyebut ada bibit Tangguh yang mampu memberikan hasil panen hingga 7-8 ton, selain itu ada juga bibit Bisi yang hasil panen bisa mencapai 7-9 ton.

Yang jadi masalah masih banyak petani yang hasil panennya sedikit, cuma di bawah 5 ton. Saat harga jagung turun sampai Rp 4.200 per kg begini, menurutnya keuntungan yang diperoleh petani sangat pas-pasan.

“Ini masalahnya masih ada yang di bawah 5 ton. Nah itu yang dengan harga Rp 4.200 tadi nggak nutup,” kata Jokowi.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments