Monday, May 20, 2024
HomeBerita NasionalBamsoet Peringatkan Sisi Gelap Kemajuan Teknologi Terhadap Generasi Muda

Bamsoet Peringatkan Sisi Gelap Kemajuan Teknologi Terhadap Generasi Muda

Media Indo Pos,Jakarta – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama OSIS SMA Labschool berkolaborasi menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Hal ini diselenggarakan bersama dalam rangkaian acara Sky Nation 2024 SMA Labschool Kebayoran, Jakarta.

Sky Nation 2024 adalah sebuah ajang lomba ketangkasan baris-berbaris yang diikuti oleh Tim PASKIBRA (Pasukan Pengibar Bendera) dari SMA dan SMP se-Jabodetabek. Gelaran lomba ini merupakan manifestasi dari pembangunan karakter dan jati diri pelajar yang dapat menggugah semangat nasionalisme, serta memupuk rasa cinta tanah air.

“Pelatihan PASKIBRA adalah ibarat ‘kawah candradimuka’, tempat di mana para pelajar ditempa dan digembleng, mengenai kekompakan, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan. Muaranya jelas, yaitu terwujudnya generasi muda bangsa yang memiliki kepribadian unggul dan berdaya saing, berjiwa Pancasila, dan berhati Indonesia,” ujar Bamsoet dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/5/2024).

Lewat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini mengungkapkan upaya mewujudkan pribadi-pribadi dengan karakter kepribadian unggul dan berdaya saing, berjiwa Pancasila, dan berhati Indonesia, akan selalu menghadirkan tantangan. Tantangan tersebut diwujudkan dalam berbagai fenomena, salah satunya yakni perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pada generasi muda.

“Lompatan kemajuan teknologi informasi ini ditopang dengan hadirnya gadget yang semakin canggih dengan fitur-fitur yang memanjakan penggunanya. Sebagai gambaran, pada tahun 2023, jumlah handphone aktif di Indonesia mencapai 354 juta, padahal jumlah penduduknya hanya 278 juta. Senada dengan melimpahnya jumlah gadget yang beredar, jumlah pengguna internet pun hampir mencapai 80 persen dari total jumlah penduduk Indonesia,” paparnya.

Lebih lanjut, Bamsoet menerangkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi juga berpotensi menghadirkan ‘sisi gelap’ kemajuan peradaban. Kewaspadaan terhadap ‘sisi gelap’ kemajuan teknologi informasi menjadi penting untuk dikemukakan. Dirinya mencontohkan, berdasarkan catatan Badan Intelijen Negara (BIN), remaja dan generasi muda ialah elemen masyarakat yang paling rentan terpapar oleh paham radikalisme.

“Rujukan lain, hasil survei indeks keadaban digital (Digital Civility Index) yang dilakukan Microsoft tahun 2020, menempatkan Indonesia sebagai negara yang paling ‘tidak sopan’ di kawasan Asia Tenggara. Faktor yang mempengaruhi buruknya indeks keadaban digital antara lain hoax dan penipuan (47 persen), ujaran kebencian (27 persen), dan diskriminasi (13 persen),” pungkas Bamsoet.

Sebagai informasi, turut hadir dalam acara Sky Nation 2024, antara lain Kepala Sekolah SMA Labschool Kebayoran Risang Danar Dana, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Doni Handrisanyah, Kepala Pengelola Sekolah Labschool UNJ Totok Bintoro, serta para guru dan siswa SMA Labschool Kebayoran.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments