Thursday, May 23, 2024
HomeBerita NasionalPR Jokowi Buat Prabowo-Gibran: Garap Proyek Rp 13 T

PR Jokowi Buat Prabowo-Gibran: Garap Proyek Rp 13 T

Media Indo Pos,Jakarta – Menjelang pensiun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan akan memberikan PR baru untuk pemerintahan berikutnya. Hal ini disampaikannya saat melakukan peresmian kawasan modeling budidaya ikan nila salin milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Karawang, Jawa Barat.

Jokowi menjelaskan, selama ini di Pulau Jawa terdapat sekitar 78 ribu hektare lahan tambak yang tidak beroperasi alias idle. Padahal seharusnya tambak-tambak itu bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas sektor perikanan Indonesia.

Untuk itulah program modeling budidaya ikan nila salin di Karawang ini dilakukan, guna melihat kesiapan industri dalam negeri dan pemerintah dalam mengelola sisa tambak tak beroperasi di seluruh wilayah Pulau Jawa.

“Tambak udang di pantura sudah lama kosong, idle, tidak ada kegiatannya di sana. Ada 78 ribu hektare sepanjang dari Serang sampai Banyuwangi, dari Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur. 78 ribu hektare tambak yang idle yang akan kita siapkan,” kata Jokowi di kawasan modeling budidaya ikan nila Karawang, Rabu (8/5/2024).

“Karena untuk tambak udang sudah nggak, mungkin lagi dan yang paling mungkin sekarang ini adalah dipakai untuk tambak ikan nila yang memiliki demand pasar dunia yang sangat besar sekali,” tambahnya.

Jokowi menyebut untuk mengoperasikan kembali seluruh tambak di Pulau Jawa ini, setidaknya pemerintah perlu mengeluarkan biaya investasi sebesar Rp 13 triliun. Namun menurutnya nilai investasi ini setimpal, mengingat pengoperasian kembali tambak-tambak ini bisa menyerap tenaga kerja yang sangat besar.

“Tadi disampaikan oleh Menteri dan Pak Dirjen (KKP), (pengoperasian kembali) 78 ribu hektare itu kira-kira butuh berapa anggarannya, sudah di kalkulasi, kira-kira Rp 13 triliun. Saya bilang kalau Rp 13 triliun dari Banten sampai ke Jawa Timur, dari Serang sampai Banyuwangi semuanya bisa dikerjakan, saya kira akan mengangkut tenaga kerja yang sangat gede sekali, jadi Rp 13 triliun bukan uang yang banyak,” terang Jokowi.

Oleh karenanya Jokowi mengatakan jika program ini menunjukkan hasil yang baik, pemerintah selanjutnya yang akan dipimpin oleh Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka dan jajarannya nanti bisa melanjutkan proses pengoperasian kembali tambak-tambak idle tadi.

“Kita lihat ini dulu (hasil modeling budidaya di Karawang), dan kalau sangat visible akan saya siapkan di APBN 2025, 2026, dan akan saya bisiki kepada pemerintahan baru, kepada Presiden terpilih agar mimpi besar ini betul-betul bisa direalisasikan,” pungkasnya.

Bisa Produksi Nila Salin Senilai Rp 8 Triliun
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan lebih rinci terkait rencana pengembangan tambak tak terpakai di Pulau Jawa tersebut.

Ia mengatakan untuk tahap awal pemerintahan akan lebih dulu memperluas wilayah pengguna tambak di Karawang, sebab sebagian besar tambak-tambak ini merupakan milik pemerintah.

“Saya minta ke Ditjen (Perikanan Budi Daya) untuk diteruskan sampai 150 hektare di wilayah ini (Karawang), kebetulan ini adalah tanah milik negara jadi lebih mudah untuk dilakukan. Karena nanti targetnya produksi (ikan nila salin di Karawang) satu tahun 10 ribu ton,” terang Trenggono.

Baru secara bertahap pemerintah melalui KKP akan memperluas wilayah tambak tak terpakai tadi untuk budidaya ikan nila salin seperti yang di Karawang. Menurutnya jika proyek ini benar berjalan, nantinya industri dalam negeri bisa menghasilkan sekitar 310 ribu ton per tahun atau setara dengan Rp 8,08 triliun.

“Ini mudah-mudahan, kita punya potensi 78 ribu hektare di wilayah Pantura ini, tadi sudah saya laporkan (ke Jokowi) untuk kemudian dikerjakan,” ungkapnya.

Sebab selain bisa memproduksi ikan nila salin senilai Rp 8,08 triliun/tahun, proyek ini juga diperkirakan dapat menyerap sekitar 24.278 tenaga kerja/tahun. Artinya proyek ini sedikit banyak juga bisa membantu pemerintah menekan angka pengangguran terbuka.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments