Monday, May 20, 2024
HomeHukum & KriminalPimpinan Ponpes di Lombok Cabuli dan Perkosa 5 Santriwati, Baru 1 Lapor...

Pimpinan Ponpes di Lombok Cabuli dan Perkosa 5 Santriwati, Baru 1 Lapor Polisi

Media Indo Pos,Mataram – Satu korban dugaan pencabulan oleh MA, pimpinan Pondok Pesantren NQW di Dasa Persiapan Pesisir Mas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), resmi melaporkan kasus itu ke polisi. Diduga ada lima santriwati yang dicabuli dan diperkosa oleh MA.

Kasatreskrim Polres Lombok Barat Iptu Abisatya Darma Wiryatmaja membenarkan ada laporan dari satu korban di antaranya lima korban dugaan pencabulan dan pemerkosaan.

“Laporan sudah kami terima Kamis (9/5/2024). Posisi sekarang masih penyelidikan,” ujar Abi, sapaann Abisatya, saat dikonfirmasi, Sabtu (11/5/2024).

Berdasarkan laporan tersebut, lima santriwati yang diduga menjadi korban pencabulan dan pemerkosaan MA telah diperiksa penyidik pada Jumat (10/5/2024). “Secara umum kami undang semua kemarin sudah kami periksa semua,” ujar Abi.

Saat ini untuk membuktikan adanya dua santriwati yang diduga telah diperkosa oleh MA akan dilakukan visum di RS Bhayangkara Mataram.

“Kami akan ajukan visum. Secara teknis isinya belum bisa kami buka,” kata Abi.

Sementara, keberadaan MA saat ini masih diselidiki polisi. Dia meninggalkan ponpes saat sejumlah warga menggeruduk ponpes itu pada Rabu (8/5/2024). Warga yang emosi merusak ponpoes tersebut. “Untuk terlapor kami masih lakukan penyelidikan. Nanti setelah kami akan infokan ya,” pungkas Abi.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan kelima korban yang dicabuli oleh pelaku MA rata-rata baru duduk di bangku kelas 1 Madrasah Aliyah atau SMA.

“Kejadiannya sejak November 2023. Jadi orang tua korban pernah kami dampingi bertemu dengan pelaku untuk klarifikasi waktu itu,” ujar Joko kepada awak media, Kamis (9/5/2024).

Ketika dikonfrontasi antara orang tua korban, MA mengakui perbuatan cabul terhadap lima santriwatinya. Namun, MA berdalih tindakan asusila itu oleh jin atau setan yang berada di ponpes.

“MA tidak menyangkal bahwa benar ada tindakan pelecahan seksual yang dialami santrinya. Tapi, dia bilang aksi itu dilakukan oleh jin,” imbuh Joko. Dari lima korban yang diduga dicabuli MA, dua korban di antaranya diperkosa.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments