Tuesday, May 21, 2024
HomeHukum & KriminalBuron Kartel Narkoba Meksiko Ditangkap di Filipina, BNN Segera Bawa ke Indonesia

Buron Kartel Narkoba Meksiko Ditangkap di Filipina, BNN Segera Bawa ke Indonesia

Media Indo Pos,Jakarta – BNN bersama Polri dan kepolisian Filipina berhasil menangkap Gregor Johann Hass, pria berkewarganegaraan Australia yang merupakan kartel narkoba Meksiko di Cebu, Filipina. BNN menjelaskan, Gregor akan segera dibawa ke Indonesia.

“Setelah dilakukan koordinasi yang baik antara BNN, Divhubinter Polri, Imigrasi, dan Bea Cukai, alhamdulillah yang bersangkutan bisa diamankan pada tanggal 15 Mei 2024 di Cebu, Filipina,” kata Karo Humas dan Protokol BNN Brigjen Sulistyo Pudjo Hartono kepada wartawan, Kamis (16/5/2024).

“Yang bersangkutan saat ini masih diamankan di sana dan kita akan segera jemput untuk mempertanggungjawabkan perbuatan dan mengungkap jaringannya yang ada di Indonesia,” lanjutnya.

Pudjo mengatakan, di Indonesia, Gregor bertempat tinggal di Gili Trawangan, Lombok Utara. Dia menyebutkan upaya membawa Gregor ke Indonesia, BNN tengah berkoordinasi bersama kepolisian Filipina dan juga pihak KBRI.

“Alamat di Indonesia yang bersangkutan beralamat di Gili Terawangan, Lombok Utara. Segera kita akan bawa ke Indonesia yang bersangkutan. Proses untuk itu sedang dikoordinasikan antara pimpinan BNN dengan aparat terkait, yaitu dari aparat penegak hukum Filipina maupun Kedutaan Besar Republik Indonesia yang ada di Filipina,” ujar Pudjo.

Pudjo mengungkap kasus penyelundupan narkoba yang dilakukan oleh Gregor terjadi pada 5 Desember 2023 dengan barang bukti sabu 5 kilogram. Dia menyebutkan masih menyelidiki Gregor yang memiliki jaringan di luar Indonesia.

“Tapi kita belum bisa ungkap secara umum karena ini masih menyangkut jaringan yang tidak hanya di Indonesia tapi juga di tempat lain seperti negara asal dan tempat ditangkapnya,” ungkap Pudjo.

Dia menyampaikan BNN bersyukur dapat secara bertahap membongkar jaringan narkoba internasional, khususnya yang bergerak di wilayah Asia. “Ini capaian yang harus kita syukuri, bisa kita dapatkan. Kita duga bergerak di beberapa negara Asia, tapi bisa kita dapatkan di Filipina itu hasil kerja keras kerjasama antara BNN, Polri, Bea Cukai, baik dalam ataupun luar negeri,” pungkasnya.

Gregor Ditangkap oleh Polri-Kepolisian Filipina
Pria berkewarganegaraan Australia, Gregor Johann Haas, buron Badan Narkotika Nasional (BBN), ditangkap. Gregor yang merupakan kartel narkoba Meksiko ini ditangkap di Cebu, Filipina, atas kerja sama Polri dengan Kepolisian Filipina.

Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Krishna Murti saat dimintai konfirmasi membenarkan penangkapan Gregor tersebut. Saat ini Gregor diamankan di Biro Imigrasi Manila.

“Benar, ditangkap di Filipina. Yang bersangkutan adalah DPO BNN terkait penyelundupan narkoba jaringan kartel Meksiko,” kata Krishna Murti saat dimintai konfirmasi, Rabu (15/5).

Interpol sebelumnya atas permintaan Polri menerbitkan red notice atas nama Gregor Johann Hass setelah BNN mengajukan permohonan kepada Interpol melalui Divisi Hubinter Polri pada 22 Maret 2024. Atase Polisi (Atpol) di Manila, Filipina, bersama aparat hukum setempat kemudian menangkap Gregor.

Gregor ditangkap di Poblacion, San Remegio, Cebu, Filipina, pada Selasa (15/5), pukul 12.05 waktu setempat. Penangkapan Gregor ini melibatkan personel FILD bersama dengan PIT Cebu dari RIU 7.

Selain itu, penangkapan melibatkan petugas dari Unit Pencarian Buron, BI; San Remegio MPS, PPO Cebu; PIU, CPO Cebu; CPS Mecauayan, PPO Bulacan; Kantor Polisi Bandara Cotabato; AVSEU BAR dari PNP AVSEG; dan NISG.

Penangkapan Gregor ini dilakukan berdasarkan adanya Interpol Red Notice No A-3154/3-2024 yang diterbitkan pada 22 Maret 2024. BNN sendiri telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Gregor pada 29 Januari 2024.

Gregor menjadi buron BNN atas kasus penyelundupan narkoba yang melanggar Pasal 114 dan 112 Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Red notice tersebut ditindaklanjuti oleh Atpol Polri di Manila KBP Retno Prihawati yang berkoordinasi dengan otoritas setempat.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments