Friday, June 21, 2024
HomeHukum & KriminalBantah Wabendum NasDem, SYL Klaim Anaknya Tak Ikut Campur Urusan Kementan

Bantah Wabendum NasDem, SYL Klaim Anaknya Tak Ikut Campur Urusan Kementan

Media Indo Pos,Jakarta – Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) membantah diintervensi oleh keluarganya untuk urusan jabatan di Kementan. Hal ini berkaitan dengan penunjukan staf khusus menteri.

Hal ini disampaikan SYL dalam persidangan di PN Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (29/5/2024). SYL membantah pengakuan saksi Joice Triatman yang menyatakan ditawari oleh anak SYL, Indira Chunda Thita, untuk menjadi staf khusus menteri dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Garda Wanita atau Garnita Malahayati.

“Saya tidak pernah diintervensi oleh keluarga saya tentang jabatan, oleh karena itu pernyataan Joice saya tolak. Joice adalah tiga yang disodorkan oleh NasDem dan saya pilih Joice karena dia sudah punya pengalaman sebelumnya di Kementerian Perdagangan,” ungkap SYL.

SYL membantah penunjukan Joice sebagai stafsus menteri merupakan rekomendasi anaknya. SYL juga menyebut anaknya tidak mencampuri urusannya. “Jadi, tidak betul pernyataan Joice bahwa itu rekomendasi anak saya Thita. Anak saya tidak bisa mencampuri urusan saya. Minta maaf, karena itu penting sekali,” tutur SYL

Sementara itu, Joice mengaku tetap pada keterangannya. Joice meyakinkan hakim pernah ditawari Thita untuk mengisi jabatan sebagai staf khusus menteri dan Sekjen Garnita.

“Kalau pada kenyataannya memang seperti itu, saya harus bicara seperti itu. Ibu Thita memang mengontak saya pada satu hari. Saya tetap pada keterangan saya yang sebelumnya,” tutur Joice.

Jadi Stafsus Mentan Lewat Anak SYL
Diketahui dalam sidang sebelumnya, Joice mengatakan dia menjadi staf khusus di Kementan tanpa wawancara dengan SYL, melainkan lewat anak SYL, Indira Chunda Thita.

Mulanya, Joice mengatakan Thita meminta curriculum vitae-nya (CV) untuk menjadi staf khusus SYL di Kementerian Pertanian. Pada persidangan yang digelar di PN Tipikor Jakarta, Senin (27/5/2024), Joice mengaku menerima tawaran Thita menjadi staf khusus SYL setelah 3 kali pertemuan. Joice dalam sidang ini juga mengatakan dia merupakan Wakil Bendahara Umum (Wabendum) NasDem, namun dia mengaku tidak aktif di partai.

“Saudara membuat surat resmi permohonan?” tanya ketua majelis hakim Rianto Adam Pontoh.

“Tidak,” jawab Joice.

“Jadi gimana caranya?” tanya hakim.

“Jadi saya diminta CV saya, Yang Mulia, oleh Bu Thita,” jawab Joice.

Joice mengaku tak pernah diwawancarai langsung oleh SYL. Dia mengatakan saat itu dia melakukan wawancara dengan mantan Sekjen Kementan, Momon Rusmono.

“Baik, Saudara kan menjadi staf khusus Menteri, dalam keseharian kan tetap harus berkomunikasi dengan menteri, apakah Saudara pernah nggak diwawancara sama Menteri sebelum disetujui sebagai stafsusnya?” tanya hakim.

“Tidak, Bapak,” jawab Joice.

“Jadi hanya melalui Ibu Thita aja?” tanya hakim.

“Iya,” jawab Joice.

“Nggak pernah dipanggil oleh Pak Menteri? Kan diuji dulu, orang jadi pembantu rumah tangga aja datang diwawancara,” kata hakim.

“Izin, Yang Mulia, jadi setelah itu saya mendapat telepon dari staf Kementan saya tidak ingat siapa, lalu saya diminta hadir di Kementan untuk bertemu dengan Sekjen pada waktu itu Pak Momon,” jawab Joice.

Dia mengatakan wawancara itu dilakukan sebanyak satu kali. Dia menuturkan wawancara itu terkait latar belakang pendidikan hingga pekerjaan sebelumnya.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments