Tuesday, June 25, 2024
HomeBisnisFinanceSri Mulyani Buka Suara Soal Anggaran Makan Bergizi Gratis

Sri Mulyani Buka Suara Soal Anggaran Makan Bergizi Gratis

Media Indo Pos,Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan komentar terkait program makan bergizi gratis yang diusung presiden terpilih Prabowo Subianto. Bendahara Negara itu menyebut saat ini sedang disiapkan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 untuk kemudian disampaikan pada pemerintahan berikutnya.

“Semuanya selalu menanyakan tentang (program) makan siang gratis gimana Bu? Kita memberikan kerangka besar, amplop besar, ini lho APBN yang nanti kita sampaikan kepada pemerintahan baru, posturnya seperti ini,” kata Sri Mulyani dalam Seminar Nasional Jesuit Indonesia di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Kamis (30/5/2024).

Sri Mulyani mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi syarat Indonesia menuju negara berpendapatan tinggi (high income country). Menurutnya, tidak ada negara maju tanpa kualitas SDM yang baik.

“Mau dalam bentuk pendidikan, kesehatan, jaminan sosial menggunakan makan siang atau makan bergizi, memberikan ibu-ibu hamil, itu semuanya memang tujuannya at the end most important aset dari republik ini adalah manusianya,” tutur Sri Mulyani.

Sri Mulyani menyebut Kementerian Keuangan terus mereformasi sisi perpajakan dengan memperkuat institusi, membersihkan korupsi, meningkatkan investasi di bidang digital sehingga celah korupsi semakin ditutup.

“Kita juga melakukan pelayanan yang makin baik. Itu tidak mudah kita bicara tentang 74 ribu (orang) Kementerian Keuangan, Ditjen Pajak sekitar 44 ribu (orang), Bea Cukai 15 ribu (orang),” tuturnya.

Sebelumnya, Sri Mulyani mengungkapkan APBN pada masa pemerintahan Prabowo-Gibran Rakabuming Raka dirancang defisit di kisaran 2,45% hingga 2,82% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Hal itu sejalan dengan belanja pemerintah yang ditargetkan pada kisaran 14,59% hingga 15,18% dari PDB dan penerimaan negara mencapai kisaran 12,14% hingga 12,36% dari PDB.

“Dengan demikian, defisit fiskal pada 2025 diperkirakan berada pada kisaran 2,45% hingga 2,82% dari PDB,” kata Sri Mulyani di rapat paripurna DPR RI, Senin (20/5).(Red)

Oh hi there 👋
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments