Friday, June 14, 2024
HomeHukum & Kriminal3 Maling Spion Mobil di Jakarta Utara Dibekuk, 2 Residivis Narkoba-1 Pencabulan...

3 Maling Spion Mobil di Jakarta Utara Dibekuk, 2 Residivis Narkoba-1 Pencabulan Anak

Media Indo Pos,Jakarta – Polisi menangkap tiga pencuri maling spion mobil di Pademangan, Jakarta Utara. Polisi mengungkap peran ketiga pelaku. Tiga pelaku yang ditangkap berinisial RY, IP, dan AY. Mereka ditangkap pada Selasa (28/5) dini hari di Jalan Ampera, Pademangan, Jakarta Utara.

“Untuk pelaku yang berhasil kami tangkap ada tiga orang, yaitu RY paling kanan perannya sebagai pemetik. Jadi, RY ini yang menarik spion mobil, kemudian IP sebagai joki sekaligus sebagai pemilik motor, kemudian AY yang duduk di tengah untuk mengawasi sekitar,” kata Kapolsek Pademangan Kompol Binsar Hatorangan kepada wartawan di Polsek Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (31/5/2024).

Binsar mengatakan ketiga tersangka merupakan residivis. Dua pelaku residivis kasus narkoba, satu pelaku lagi residivis pencabulan anak.

“Tiga tersangka ini adalah residivis, baik itu residivis narkotika maupun pencabulan anak di bawah umur. Pada saat penangkapan, kami melakukan tindakan tegas terukur kepada tiga tersangka karena berusaha melawan pada saat kami minta menunjukkan titik-titik di mana mereka melakukan kejahatan,” jelasnya.

Ketiga tersangka sudah melakukan pidana pencurian spion mobil di sembilan titik. Selain di Jakarta Utara, mereka beraksi di Jakarta Barat.

“Di antaranya enam di Pademangan, satu di Kemayoran, satu di Daerah Priok, dan satu di daerah Kedoya, Jakarta Barat. Namun masih kami kembangkan karena ada beberapa warga yang melaporkan kepada kami bahwa mengalami kejadian serupa. Kurang lebih itu dari penangkapan tiga orang,” ucapnya.

Setelah mendapat spion itu, mereka menjualnya ke penadah seharga Rp 700 ribu sampai Rp 900 ribu. Uangnya dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan beli narkoba.

“Motifnya, karena mereka pengangguran, motifnya untuk menutupi atau kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Yang pasti kebutuhan sehari-hari dan juga untuk membeli narkoba,” katanya.

“Sudah kami kantongi identitas penadah untuk satu pasang spion mobil dijual antara Rp 700 ribu sampai Rp 900 ribu,” imbuh dia.

Akibat perbuatannya, pelaku diancam dengan Pasal 363 KUHP Pidana dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments