Tuesday, June 25, 2024
HomePolitikMa'ruf Amin Bicara 'Ingin Jadi Anak Presiden', PAN Nilai Bukan Satire

Ma’ruf Amin Bicara ‘Ingin Jadi Anak Presiden’, PAN Nilai Bukan Satire

Media Indo Pos,Jakarta – Wapres Ma’ruf Amin mengatakan ‘ingin menjadi anak Presiden’, namun tak bisa memilih saat dilahirkan. Waketum PAN Viva Yoga mengatakan apa yang disampaikan Ma’ruf bukan merupakan satire.

“Menurut saya itu bukan satire. Pak Wapres menjelaskan kekuasaan Allah yang tidak bisa dinegosiasikan, sebagai kekuasaan yang mutlak,” kata Viva Yoga dalam keterangannya, Jumat (31/5/2024).

Viva mengatakan memang manusia tidak bisa memilih dari mana dia dilahirkan. Karena itu, dirinya mengatakan perbedaan yang ada di manusia tidak boleh digunakan sebagai alat politik. “Ini menunjukkan bahwa sebenernya karena ada perbedaan manusia itu tidak boleh kemudian, dijadikan sebagai pembeda di dalam politik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Viva Yoga mengatakan Maruf mungkin ingin menjelaskan bahwa dalam politik tidak boleh menggunakan unsur SARA. Terlebih lagi, perbedaan setiap manusia tidak boleh digunakan untuk elektoral dalam politik.

“Nah mungkin Pak Wapres ingin menjelaskan bahwa di dalam politik tidak boleh menggunakan unsur SARA suku, agama, ras, antar, golongan, untuk menjadi turbulensi politik yang digunakan sebagai alat politik untuk menjadi pembeda dalam rangka peningkatan elektoral,” katanya.

Wapres Ma’ruf Amin sebelumnya berbicara mengenai umat manusia yang bisa memilih beriman atau tidak serta menentukan jalan hidupnya. Namun, Ma’ruf mengatakan ada hal yang manusia tidak bisa pilih atau sudah merupakan keputusan Allah.

Hal ini disampaikan Ma’ruf dalam sambutannya di pembukaan Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa MUI Se-Indonesia, Rabu (29/5). Ma’ruf menyebut manusia tidak bisa memilih siapa orang tuanya, dia mencontohkan, jika bisa memilih orang tua, seorang anak akan memilih menjadi anak seorang presiden.

“Orang tidak bisa milih siapa bapaknya, siapa ibunya. Apa bisa milih? Kalau bisa milih, saya ingin jadi anak presiden. Tapi kan nggak bisa. Itu majbur (ditakdirkan Allah),” kata Ma’ruf.

“Ada yang lahirnya hitam, ada yang putih, ada yang hidungnya mancung, ada yang hidungnya pesek, apa bisa milih, kalau bisa milih semua cakep,” tuturnya.(Red)

Oh hi there 👋
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments