Monday, June 17, 2024
HomeTNIPenutupan Rangakaian Kegiatan Ajur-ajer # 2 MBANYU MILI Perayaan Warisan Budaya Takbenda...

Penutupan Rangakaian Kegiatan Ajur-ajer # 2 MBANYU MILI Perayaan Warisan Budaya Takbenda DIY

Media Indo Pos,Yogyakarta – Babinsa Patehan Koramil Kraton Serka Stefanus menghadiri acara penutupan rangakaian kegiatan Ajur-ajer # 2 MBANYU MILI Perayaan Warisan Budaya Takbenda Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2024 di Plaza Ngasem Kemantren Kraton. Perayaan warisan budaya tahun 2024 di kampung wisata Tamansari plaza Ngasem dalam Bakuning Keraton telah berjalan dengan baik dan lancar, Kamis (30/5/2024).

Kegiatan perayaan warisan budaya takbenda di kampung Nusantara Tamansari berbagi dalam 8 jenis aktivitas, yaitu workshop warisan budaya takbenda, pameran kuliner, pagelaran seni, pertunjukan gerakan memasak bersama jangan brongkos secara singkat di kampung wisata Taman Sari lomba Benthik Yogyakarta, serta festival dari dalam sejarah Yogyakarta merebutkan Tropi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, S.S., M.A., menyampaikan apresiasi kepada pihak terkait atas inisiatif hubungan kerjasama dan partisipasinya, sehingga seluruh rangkaian perayaan warisan budaya takbenda Daerah Istimewa Yogyakarta secara umum telah berlangsung dengan lancar dan kondusif.

“Warisan budaya takbenda kita berbicara tentang cara proses nilai dan pesan, dengan kata lain melestarikan warisan budaya takbenda berarti menjaga dan merawat ilmu pengetahuan dan memastikan bahwa ilmu pengetahuan itu dapat mendatangkan manfaat dan kebaikan sesuai dengan tuntutan zamannya,” ucapnya.

Yogyakarta cukup banyak memiliki warisan budaya yang sudah ditetapkan oleh UNESCO seperti wayang, keris, batik, gamelan dan lain-lain, untuk warisan budaya Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta telah mendapatkan 180 karya budaya yang sudah ditetapkan tidak hanya menjadi milik Daerah Istimewa Yogyakarta tapi juga milik Indonesia.

“Pada kesempatan ini kita akan terus mencoba komitmen bersama dengan masyarakat untuk terlibat bersama, sehingga kita dapat melestarikan budaya takbenda Daerah Istimewa Yogyakarta,” pungkasnya.(Red)

Oh hi there 👋
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments