Monday, June 17, 2024
HomeBerita NasionalJokowi Tak Mau Kota RI Seperti di Amerika Serikat-Eropa, Banyak Pengangguran dan...

Jokowi Tak Mau Kota RI Seperti di Amerika Serikat-Eropa, Banyak Pengangguran dan Gelandangan

Media Indo Pos,Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan mayoritas orang di seluruh dunia bakal tinggal di kota. Pada 2050, Jokowi bilang 80% masyarakat bakal tinggal di kota daripada di desa.

Artinya, beban kota akan semakin berat. Kepada seluruh wali kota di Indonesia, Jokowi berpesan agar rencana pembangunan dan pengembangan kota harus ditata dengan baik.

Jokowi tak mau kota-kota di Indonesia mencekam seperti di Amerika Serikat (AS) maupun Eropa. Di sana, menurutnya banyak kota yang memiliki pengangguran bahkan gelandangan.

“Jangan sampai kita memiliki kota yang sekarang ini banyak terjadi di Eropa maupun di Amerika, kota-kota yang mencekam, karena di sana pengangguran banyak, homeless-nya banyak. Kita tidak ingin itu terjadi di negara kita, Indonesia,” kata Jokowi pada agenda Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2024 dalam sambutan pembukanya disiarkan virtual lewat YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (4/6/2024).

Dia berpesan, dirinya ingin kota-kota di Indonesia dibuat nyaman dihuni dan disayangi oleh masyarakatnya. Kemudian semua orang yang berkunjung betah dan mau tinggal lebih lama. Kota-kota yang memiliki pelayanan publik terbaik bagi masyarakat.

Bukan Hutan Beton
Jokowi juga ingin kota-kota di Indonesia jadi kota masa depan, namun bukan kota yang dilingkupi hutan beton dengan sederet gedung pencakar langit. Menurutnya Indonesia harus menganut paradigma kota masa depan.

Kota masa depan yang ramah lingkungan, ramah pejalan kaki, ramah terhadap perempuan, dan ramah terhadap kaum disabilitas. “Artinya kota ini harus green, smart, dan friendly. Jangan sampai membangun kota semakin banyak beton yang didirikan,” beber Jokowi.

Dia mencontohkan kota yang ramah lingkungan adalah kota yang masyarakatnya bisa nyaman berjalan kaki. Artinya, harus memiliki pedestrian yang hijau dan teduh.

“Jangan sampai ada pedestrian nggak ada pohonnya sehingga kita ini negara tropis panas, jadi tidak ada yang mau berjalan kaki karena tidak ada peneduhnya, sehingga penghijauan itu jadi perhatian semua kota,” kata Jokowi.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments