Wednesday, June 19, 2024
HomeHukum & KriminalBerawal dari Ingin Masuk Geng, Siswi SD di Depok Di-bully Murid SMP

Berawal dari Ingin Masuk Geng, Siswi SD di Depok Di-bully Murid SMP

Media Indo Pos,Depok – Seorang siswi sekolah dasar (SD) di kawasan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat (Jabar), menjadi korban perundungan atau bullying oleh sejumlah murid SMP. Peristiwa itu bermula karena korban ingin menjadi anggota geng.

“Jadi kita mengetahui pertama kali kasusnya itu dari medsos. Itu ada video, ada perempuan yang dipukul. Nah ternyata setelah kita dalami, ini ada chat melalui WA (WhatsApp) kepada korban untuk datang,” kata Kapolres Metro Depok Kombes Arya Perdana kepada wartawan di Mapolres Metro Depok, Rabu (5/6/2024).

Arya mengungkap isi percakapan via WA, yakni pelaku mengatakan kepada korban, jika ingin menjadi ‘adek-adekan’, maka korban harus berkelahi terlebih dahulu. “Jadi chat-nya kurang lebih begini, ‘Kalau mau jadi ‘adek-adekan’, istilah adeknya angkat, harus berantem dulu’,” tutur Arya.

Arya mengatakan korban tak menanggapi syarat tersebut. Hingga akhirnya, sambung Arya, korban diajak bertemu dan dipukuli saat pertemuan tersebut. “Nah terus korban tak menanggapi, didiamkan saja. Tapi abis terus diajak ketemu, dan saat ketemu dipukuli. Ini tuh jaman dulu kayak senior-junior, kalau mau masuk grup. Tapi sekarang bilangnya ‘adek-adekan’ gitu ya. Kayak ‘Kamu harus mengalami ini dulu’ gitu,” jelas Arya.

“Pokoknya ada basisnya. Nah basisnya inilah yang memukuli korban, berantem-beranteman,” tambah Arya.

Viral di Medsos
Sebelumnya, rekaman video yang memperlihatkan sejumlah anak perempuan melakukan aksi bullying kepada bocah perempuan lainnya viral di media sosial (medsos). Dalam video beredar, tampak korban dipukul hingga dijambak.

Bahkan korban dibenturkan ke tanah oleh pelaku. Korban, yang mengenakan baju berwarna pink salur, terlihat hanya bisa rebah di tanah. Dari dua video yang beredar, terlihat ada dua anak perempuan berbaju hitam dan putih yang merundung korban. Perundungan itu terjadi di sebuah kebun.

“Kak, sakit,” rintih korban saat dipukuli seperti terdengar dalam video.

Tampak kedua pelaku melanjutkan aksinya di lokasi yang berbeda. Korban dipukul secara terus-menerus hingga terdengar suara kesulitan bernapas. Video direkam oleh orang lain yang diduga rekan dari anak perempuan yang melakukan perundungan.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments