Tuesday, June 25, 2024
HomeInternationalWorldTentara Korut Lintasi Perbatasan, Korsel Lepas Tembakan Peringatan

Tentara Korut Lintasi Perbatasan, Korsel Lepas Tembakan Peringatan

Media indo Pos,Jakarta – Militer Korea Selatan (Korsel) menyatakan pihaknya melepaskan tembakan peringatan setelah beberapa tentara Korea Utara (Korut) sempat melintasi perbatasan kedua negara. Ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan akibat balon-balon pembawa sampah Korut dan kampanye propaganda Korsel melalui pengeras suara.

“Beberapa tentara Korea Utara yang bekerja di DMZ di front tengah sempat melintasi Garis Demarkasi Militer,” kata militer Korsel, JCS dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP, Selasa (11/6/2024), mengacu pada garis kendali di perbatasan antara kedua Korea yang dijaga ketat.

“Setelah militer kami mengeluarkan siaran peringatan dan tembakan peringatan, mereka mundur ke utara,” katanya, seraya menambahkan bahwa insiden itu terjadi pada 9 Juni lalu.

“Terlepas dari mundurnya tentara Korea Utara setelah tembakan peringatan kami, tidak ada pergerakan tidak biasa yang terlihat,” kata JCS, seraya menambahkan bahwa militer memantau dengan cermat pasukan di dekat perbatasan.

Ketegangan antara kedua Korea berada pada titik terendah dalam beberapa tahun terakhir. Kedua negara secara teknis masih berperang sejak konflik 1950-1953, yang berakhir dengan gencatan senjata dan bukan perjanjian damai.

Dalam beberapa minggu terakhir, Korea Utara telah mengirimkan ratusan balon berisi sampah seperti puntung rokok dan tisu toilet ke arah Korsel, sebagai tindakan yang mereka sebut sebagai pembalasan atas balon-balon yang membawa propaganda anti-Pyongyang yang dikirim ke utara oleh para aktivis.

Sebagai respons, pemerintah Korea Selatan bulan ini sepenuhnya menangguhkan perjanjian militer yang dibuat untuk mengurangi ketegangan pada tahun 2018. Korsel juga memulai kembali siaran propaganda melalui pengeras suara di sepanjang perbatasan sebagai tanggapan terhadap balon sampah Korut tersebut. Hal ini membuat marah Korea Utara, dan memperingatkan bahwa Seoul sedang menciptakan “krisis baru”.

Militer Korea Selatan mengatakan pada hari Senin bahwa mereka telah mendeteksi tanda-tanda bahwa Korea Utara juga memasang pengeras suara mereka sendiri.

Korea Utara telah menggunakan pengeras suara di sepanjang perbatasan sejak tahun 1960-an, yang biasanya menyiarkan pujian terhadap keluarga Kim, namun menghentikan penggunaannya pada tahun 2018 ketika hubungan kedua negara menghangat.

Para ahli telah memperingatkan bahwa keputusan untuk membatalkan perjanjian tahun 2018 dan memulai kembali siaran melalui pengeras suara dapat mempunyai implikasi yang serius.(Red)

Oh hi there 👋
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments