Monday, July 15, 2024
HomeBerita NasionalAnies Baswedan Soroti Polemik Kampung Susun Bayam: Mereka Hanya Butuh Diberi Kunci

Anies Baswedan Soroti Polemik Kampung Susun Bayam: Mereka Hanya Butuh Diberi Kunci

Media Indo Pos,Jakarta – Anies Baswedan menyoroti polemik Kampung Susun Bayam antara warga dan Pemprov DKI Jakarta. Anies memandang sebuah kota harus memberikan kesetaraan sekaligus kesempatan bagi seluruh warganya.

Hal tersebut disampaikan Anies setelah menerima usulan DPW PKB DKI Jakarta sebagai bakal calon gubernur di Pilgub Jakarta 2024. Anies mengatakan isu pendidikan, lapangan kerja, hingga kesejahteraan warga harus menjadi fokus utama.

“Ini harus jadi perhatian karenanya fokus pada pendidikan yang berkualitas untuk semua, pelayanan berkualitas untuk semua dan yang paling penting lapangan kerja untuk semua serta biaya hidup terjangkau harus jadi prioritas. Ini perlu jadi perhatian kita bersama. Itu semua sudah pernah dikerjakan kemarin. Kita harus teruskan,” kata Anies Baswedan dalam sambutannya di DPW PKB DKI Jakarta, Jakarta Timur, Kamis (13/6/2024).

Anies mengatakan menerima panggilan tugas di Jakarta. Menurutnya, warga kerap menerima ketidakadilan, seperti yang terjadi di Kampung Bayam.

“Dan tidak kalah penting panggilan tugas Jakarta seringkali kita rasakan ketika ada kewenangan-kewenangan, ketika ada ketidakadilan. Bayangkan, warga Kampung bayam, mereka hanya butuh diberikan kunci untuk masuk,” ucapnya.

Padahal, kata dia, polemik itu bisa diselesaikan jika kunci hunian Kampung Susun Bayam diberikan kepada warga. Atas dasar itulah, dia berkomitmen memperjuangkan hak warga Kampung Bayam.

“Pilihannya sederhana, terlunta, terkatung-katung di luar atau berikan kunci untuk masuk. Mari kita perjuangkan agar mereka masuk dan mendapatkan tempat di situ. Ini adalah salah satu contoh gimana negara menjalankan peran sejalan dengan konstitusi sekaligus rasa welas asih,” tegasnya.

Anies menilai negara harus menganggap rakyatnya sebagai anaknya sendiri sehingga rela melakukan apa saja demi kebahagiaan warganya. “Tapi kalau negara memandang yang miskin tidak sebagai anaknya. Tidak jadi bagian dari dirinya maka yang terjadi kesewenangan,” tegasnya.

“Kalau saja warga Kampung Bayam sedang berusaha dapat rumah kedua ketiga, bolehlah transaksional kepada mereka. Tapi kalau pilihannya adalah kehujanan dan kepanasan dan bisa masuk dalam maka negara harus masukkan mereka ke dalam dan beri perlindungan,” sambungnya.

Menurutnya, polemik yang terjadi tak hanya dirasakan oleh warga Kampung Bayam, tapi juga di banyak kampung Jakarta. Khususnya yang bermukim di kawasan padat penduduk.

“Ini bukan hanya Kampung Bayam, banyak. Saya temukan banyak teman-teman terutama kawasan padat penduduk selama beberapa tahun kita ada program untuk mereka dan berhenti,” jelasnya.

“Tidak kalah penting agar kesempatan bekerja diberikan lebih luas. Ekonomi kita sekarang sedang mengalami tantangan besar. Jangan sampai kesempatan justru terbatas. Jadi PR-nya banyak, rasanya belum harus dibahas sekarang. Sekarang kita sedang memulai sebuah perjalan baru,” imbuhnya.

Kesepakatan Baru Warga dengan JakPro
Warga Kampung Bayam dan JakPro bersepakat untuk berdamai dengan beberapa persyaratan. Kesepakatan ditandatangani oleh para pihak untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

“Komnas HAM berhasil memediasi warga kelompok Kampung Bayam Madani (Sdr Furqon cs) dan JakPro, serta pihak terkait Pemprov DKI dan Pemkot Jakut. Kesepakatan Perdamaian ditandatangani oleh para pihak untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” kata Komisioner Mediasi Komnas HAM, Prabianto Mukti, Senin (3/6/2024).

Kesepakatan itu berupa kesediaan warga untuk direlokasi ke rusun lain dan adanya pelatihan kerja.

“Warga bersedia direlokasi ke rusun yang akan disiapkan Pemprov DKI. Jakpro berkomitmen untuk membantu warga dengan memberikan pelatihan, dan kesempatan kerja bagi yang memenuhi persyaratan,” ujarnya.

“Para pihak sepakat untuk membangun komunikasi dan menjaga situasi kondusif di lapangan,” sambungnya.

Pelatihan yang akan diadakan pihak JakPro untuk warga Kampung Bayam adalah keterampilan yang mendukung kegiatan JakPro maupun JIS.

“Pelatihan untuk meningkatkan keterampilan warga dalam kegiatan ekonomi produktif, termasuk agro industri dan bidang lain yang diminati serta sesuai dengan jenis pekerjaan yang mendukung kegiatan Jakpro/JIS,” tuturnya.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments