Monday, July 22, 2024
HomeBerita NasionalMenko Hadi Ungkap Satgas Judi Online Bakal Gandeng Interpol

Menko Hadi Ungkap Satgas Judi Online Bakal Gandeng Interpol

Media Indo Pos,Jakarta – Menko Polhukam Hadi Tjahjanto mengatakan Satgas Judi Online yang akan dibentuk melalui peraturan presiden (perpres) akan bekerja sama dengan pihak Interpol. Hadi menyebut langkah ini untuk mencegah server judi online luar negeri masuk ke Indonesia.

“Dalam minggu ini sudah akan ada tindakan dan kami akan juga sampaikan ke media, apa keberhasilan dan apa yang belum kita lakukan. Dan perlunya kita bekerja dengan Interpol, dengan Kemenlu,” ungkap Hadi kepada wartawan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2024).

“Untuk bisa memfasilitasi agar server-server yang ada di luar sana bisa tidak mengakomodasi kepentingan judi online dari Indonesia, kita akan melakukan kerja sama,” imbuh dia.

Hadi juga mengungkapkan Satgas Judi Online nantinya akan berfokus pada pencegahan, penindakan, termasuk menelusuri jejak 5.000 rekening yang sudah diblokir. “Kalau memang itu adalah rekening judi online, kita akan telusuri dan uangnya akan kita ambil semuanya. Kita serahkan kepada negara supaya tidak terulang lagi,” kata Hadi.

Hadi menuturkan pihaknya juga akan mensosialisasikan bahaya atau dampak negatif dari judi online kepada masyarakat. Kemudian, tambah dia, pendampingan kepada masyarakat yang terdampak judi online.

“Dan satgas pencegahan juga akan memberikan sosialisasi, pendampingan kepada masyarakat terdampak supaya tidak terjebak lagi pada permainan judi online,” pungkasnya.

Tunggu Perpres Satgas Judi Online
Hadi sebelumnya menyebut masih menunggu Peraturan Presiden (Perpres) Satgas Judi Online. Hadi mengatakan pihaknya akan langsung bekerja ketika perpres itu keluar.

“Kita hanya menunggu yang perintahnya melalui perpres. Minggu ini turun, minggu ini langsung kita kerjakan karena sudah diperlukan oleh masyarakat supaya judi online benar-benar habis,” ungkap Hadi kepada wartawan di Hotel Mercure, Jakarta Pusat pada Rabu (12/6).

Hadi mengungkapkan sejauh ini pemerintah sudah berupaya memberantas keberadaan judi online yang meresahkan masyarakat. Dia menyebut Kemenkominfo pun telah menghapus berbagai situs hingga memblokir 5.000 rekening berkaitan dengan judi online.

“Kominfo sudah men-take down akun-akun yang memang masuk dalam akun judi online. Saya kira Menkominfo juga sudah bekerja. Kemudian kami juga bekerja dengan OJK dan PPATK, sudah nge-block 5.000 rekening, yang 5.000 rekening ini akan kita tindak lanjuti. Akan kita tindak lanjuti dan akan kita informasikan kepada media,” jelas Hadi.(Red)

Oh hi there 👋
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments