Sunday, July 21, 2024
HomeHukum & KriminalBayi di Gowa Dibunuh Ortu Hingga Jasad Korban Dibuang di Irigasi

Bayi di Gowa Dibunuh Ortu Hingga Jasad Korban Dibuang di Irigasi

Media Indo Pos,Gowa – Pasangan suami istri berinisial KS (35) dan HS (27) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), tega membunuh bayi perempuannya yang berusia satu tahun. Jasad korban kemudian dibuang oleh orang tuanya (ortu) di saluran irigasi persawahan.

Pembunuhan itu terjadi di rumah pelaku di Kelurahan Lembang, Barombong, Gowa, Jumat (7/6). Insiden ini bermula dari emosi KS usai menuding HS selingkuh dengan pria lain yang membuatnya menduga korban bukan darah dagingnya.

“Pelaku pembunuhan itu mengetahui istrinya berselingkuh dengan pria lain, itu motifnya sehingga dia lakukan pembunuhan terhadap anaknya,” kata Humas Polres Gowa Ipda Udin Sibadu, Selasa (18/6/2024).

Pelaku KS pun melampiaskan kekesalannya terhadap bayinya. Korban dianiaya dengan cara dibanting hingga meninggal dunia.

“Bapaknya (yang aniaya bayi), karena bapaknya itu yang melakukan eksekusi terhadap anak ini. Dibanting di lantai, itu anak dibenturkan kepalanya di lantai sebanyak 2 kali,” tuturnya.

Udin melanjutkan, penganiayaan itu diketahui istrinya alias ibu korban. Setelah korban tewas, KS mengajak HS membuang jasad korban.

“Setelah meninggal dunia, pelaku ini mengajak istrinya untuk membuang anak itu di saluran sawah,” sambung Udin.

Sehari setelahnya, jasad bayi itu ditemukan warga di saluran irigasi persawahan. Polisi pun melakukan penyelidikan hingga mengamankan kedua pelaku.

“Satu hari setelah dibuang bayi itu ditemukan di irigasi 7 Juli besoknya. Langsung dibuang setelah korban meninggal karena tidak bisa lama-lama pasti bau,” bebernya.

Atas perbuatannya, pasutri itu kini ditahan polisi. KS dijerat UU Nomor 23 Tahun 2024 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga, juncto Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHPidana.

Meski tidak ikut mengeksekusi korban, wanita HS turut ditetapkan sebagai tersangka. Dia berperan membantu suaminya membuang jasad korban ke saluran persawahan.

“Tersangka (ibu korban) ikut serta bersama-sama. Sudah kena Pasal 55 56 KUHP melakukan pemufakatan jahat walaupun sebenarnya istrinya ini di bawah tekanan,” tambah Udin.(Red)

Oh hi there 👋
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments