Monday, July 22, 2024
HomeBerita NasionalNurul Ghufron Jelaskan Maksud Keluhan Alex Marwata Soal Loyalitas Penyidik KPK

Nurul Ghufron Jelaskan Maksud Keluhan Alex Marwata Soal Loyalitas Penyidik KPK

Media Indo Pos,Jakarta – Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menjelaskan maksud pernyataan pimpinan KPK lainnya, Alex Marwata, terkait loyalitas penyelidik dan penyidik KPK. Ghufron mengatakan hal ini sebagai ungkapan rasa bingung yang dimiliki para pimpinan KPK.

“Kebingungan ini yang disampaikan Pak Alex kemarin itu natural, dipahami oleh pimpinan,” kata Ghufron kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Rabu (3/7/2024).

Ghufron mengungkap yang disampaikan Alex berkaitan dengan pegawai KPK yang memang memiliki keterbatasan waktu dalam bertugas. Dia pun menjelaskan keluhan yang disampaikan Alex ini.

“Sekali lagi, Pak Alex menyampaikan secara natural, setiap pegawai dengan statusnya. Begitu mengakibatkan dia tugasnya di KPK, tunduk atas perintah-perintah pimpinan,” ujar Ghufron.

“Tapi dia juga memiliki kepentingan natural pribadi masing-masing untuk tetap kemudian commit dan loyal kepada atasannya. Itu maksud yang disampaikan Pak Alex untuk menyampaikan ini masalah yang perlu diselesaikan,” sambungnya.

Dia pun berharap masalah ini dapat diselesaikan dengan pimpinan KPK selanjutnya. Dia mengatakan masalah ini adalah salah satu tantangan bagi pemimpin KPK selanjutnya.

“Kami memandang ini sebagai sebuah tantangan bagaimana kemudian mengemas adanya SDM-SDM utama yang PNYD ini yang kemudian bisa secara profesional ketika berada di KPK, selama di KPK itu loyalitasnya kepada instansi KPK, itu tantangan maksud saya,” jelasnya.

Keluhan Alex Marwata soal Loyalitas Penyelidik-Penyidik KPK
Alexander Marwata sebelumnya menyampaikan keluhan sulitnya menjadi pimpinan KPK. Alexander mengatakan pemimpin KPK tidak tahu penyelidik ataupun penyidik lebih condong loyal ke siapa.

“Sedikit saja saya hanya menekankan ini sulitnya menjadi pimpinan KPK, karena apa, ya itu tadi, saya nggak tahu penyelidik, penyidik, pegawai KPK, itu loyal ke siapa,” kata Alex dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (1/7).

Alex lalu menyinggung soal asal institusi penyidik KPK. Dia menyebut penyidik KPK berasal dari lintas institusi, ada dari kepolisian, kejaksaan, hingga kementerian.

“Kami, Pak, di KPK, tentu kami nggak punya kewenangan ketika pegawai yang bersangkutan kembali ke instansi-instansi asalnya itu ingin menjabat apa, tidak bisa, kami hanya berwenang di KPK,” kata Alex dalam rapat.

“Sangat wajar pegawai-pegawai yang di KPK ketika kembali ke instansi lainnya itu berharap dapat promosi yang kami tidak bisa memberikan. Kalau mereka lebih loyal ke pimpinan instansi asalnya, itu sangat manusiawi, sangat manusiawi,” tambah Alex.

Alex berharap nantinya UU KPK direvisi lagi terkait status kepegawaian KPK. Hal itu, menurut Alex, agar memberikan kejelasan kepada pegawai yang bertugas di KPK sudah pindah status menjadi pegawai tetap KPK.

“Ini yang iya mungkin kami sih berharap kalau ada revisi atau apa pun, pegawai KPK dari mana pun asalnya, ketika kembali ke asalnya, ketika memberi mereka bertugas di KPK, ya sudah, pindah status menjadi pegawai KPK,” imbuhnya.(Red)

Oh hi there 👋
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments