Monday, July 22, 2024
HomeHukum & KriminalKPK Ungkap 6 Juta Paket Bansos Presiden 2020 Diduga Telah Dikorupsi

KPK Ungkap 6 Juta Paket Bansos Presiden 2020 Diduga Telah Dikorupsi

Media Indo Pos,Jakarta – KPK tengah mengusut kasus korupsi bantuan sosial (bansos) beras presiden saat penanganan COVID-19 di wilayah Jabodetabek pada 2020. KPK menyebutkan ada sekitar 6 juta paket yang diduga telah dikorupsi.

“Tahap tiga, lima, dan enam per tahap itu kurang lebih sekitar dua juta paket. Jadi, kalau tiga tahap itu, dikalikan dua juta sekitar enam juta, ya. Enam juta paket,” kata juru bicara KPK, Tessa Mahardhika, dalam konferensi pers di gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (4/7/2024).

KPK belum memerinci modus korupsi dalam enam juta paket bansos beras presiden tersebut. Tessa mengatakan hal itu menjadi materi dalam penyidikan.

“Itu masih kita dalami, karena masuk materi penyidikan jadi belum bisamya,” ujarnya.

Rugikan Negara Rp 250 M
Kasus itu diketahui mengakibatkan adanya kerugian negara. KPK menyatakan jumlah kerugian negara dalam kasus tersebut mencapai Rp 250 miliar.

“Potensi kerugian negara bansos banpres sebesar kurang lebih Rp 250 miliar untuk tahap 3, 5, dan 6,” kata juru bicara KPK Tessa Mahardhika saat dimintai konfirmasi, Senin (1/7).

KPK awalnya menyebutkan kerugian negara kasus ini sebesar Rp 125 miliar. Namun ada penambahan kerugian negara dari hasil perhitungan yang dilakukan.

Jumlah tersebut juga belum angka final. KPK menyatakan proses perhitungan kerugian negara dalam kasus tersebut masih berlanjut.

Bansos presiden yang tengah diusut berisi sejumlah bahan pokok. Bansos itu pernah dibagikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada masyarakat.

Kasus ini masih dalam penyidikan KPK. Saat ini satu orang dari pihak swasta telah ditetapkan sebagai tersangka.(Red)

Oh hi there 👋
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments