Sunday, July 21, 2024
HomeTNIViral Babinsa Bantu Ibu-ibu Depok dari Ancaman Debt Collector

Viral Babinsa Bantu Ibu-ibu Depok dari Ancaman Debt Collector

Media Indo Pos,Depok – Video seorang anggota Babinsa di Depok yang berdebat dengan sejumlah pria viral di media sosial (medsos). Babinsa itu lalu mengusir pria-pria yang diduga penagih utang (debt collector) tersebut.

Dalam video yang diunggah akun Instagram Kodam Jayakarta, @kodam_jayakarta, terlihat anggota Babinsa berseragam loreng itu berhadapan dan beradu argumen dengan sejumlah pria penagih utang. Babinsa tersebut bernama Sertu Wawan Christiyanto, yang merupakan Babinsa 2 Kelurahan Tanah Baru, Koramil 02/Beji, Kodim 0508/Depok.

“Saya Babinsa sini! Keluar, keluar! Nggak ada masuk-masuk kompleks, keluar!” kata Sertu Wawan dalam video yang diunggah tersebut.

Video itu direkam warga dari kejauhan. Sejumlah pria debt collector itu datang ke perumahan untuk mencari ibu-ibu yang dianggap mengambil kredit mobil.

Sertu Wawan berkali-kali meminta para debt collector itu keluar dari kompleks perumahan di Tanah Baru, Depok, tersebut. Aksi Babinsa membantu ibu-ibu dari ancaman debt collector itu ramai diapresiasi dan videonya diunggah oleh akun medsos lain.

Penjelasan Dandim Depok
Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Iman Widhiarto menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (29/6) sekitar pukul 10.10 WIB. Petugas keamanan perumahan lalu menghubungi Sertu Wawan atas kehadiran pria-pria debt collector tersebut.

“Merasa ada yang tidak beres dan khawatir akan kemungkinan masalah, petugas keamanan segera menghubungi Sertu Wawan,” kata Kolonel Iman Widhiarto saat dimintai konfirmasi, Jumat (5/7/2024).

Sertu Wawan lalu mendatangi perumahan tersebut. Perdebatan pun terjadi. Sertu Wawan meminta para debt collector pergi dari perumahan itu.

“Sekitar pukul 11.15 pagi, keenam orang yang diduga sebagai debt collector tersebut akhirnya meninggalkan area tersebut tanpa ada ekses,” kata Kolonel Iman.

Dia menjelaskan ibu-ibu yang didatangi debt collector tersebut korban penipuan seseorang yang meminjam uangnya. Dia mengimbau warga lain berkoordinasi dengan aparat setempat bila menghadapi tindakan premanisme.

“Ibu itu sendiri (yang didatangi debt collector), sebenarnya bukan yang ambil kredit mobil. Mobil tersebut ternyata jaminan dari seseorang yang telah menipu ibu itu. Karena belum bisa mengembalikan uang ibu itu, maka mobilnya dijadikan jaminan dengan menyerahkan STNK,” jelasnya.

“Mengedukasi masyarakat agar tidak takut kepada debt collector dan tindakan-tindakan premanisme lainnya. Masyarakat hendaknya segera melapor ke satpam/security/Perangkat Kelurahan, RT/RW, Babinsa/Bhabinkamtibmas di wilayahnya masing-masing agar mendapatkan pertolongan pertama,” tambah dia.

Kolonel Iman juga meluruskan kabar yang menyebutkan Babinsa dalam video tersebut sedang memaki masyarakat.

“Beberapa saat setelah kejadian tersebut, ada laporan dari Tim Patroli Cyber yang menemukan postingan yang di-framing sebaliknya, seolah-olah Babinsa tersebut arogan membentak-bentak masyarakat. Setelah saya cek di lapangan, ternyata yang dibentak-bentak itu adalah DC (debt collector),” jelasnya.(Red)

Oh hi there 👋
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments