Monday, July 15, 2024
HomeInternationalWorldResmi Menjabat PM, Keir Starmer Bertekad Bangun Kembali Inggris

Resmi Menjabat PM, Keir Starmer Bertekad Bangun Kembali Inggris

Media Indo Pos,London – Kepala negara Inggris, Raja Charles III, telah secara resmi mengangkat Keir Starmer sebagai Perdana Menteri (PM) atau kepala pemerintahan baru dalam audiensi di Istana Buckingham pada Jumat (5/7). Starmer lantas menegaskan kembali tekadnya untuk “membangun kembali Inggris”.

Seperti dilansir dari AFP, Sabtu (6/7/2024), foto yang dirilis oleh Istana Buckingham menunjukkan Raja Charles III berjabat tangan dengan Starmer saat kedua bertemu pada Jumat (5/7) waktu setempat, setelah Partai Buruh yang dipimpin Starmer menang telak atas Partai Konservatif dalam pemilu parlemen Inggris.

Raja Charles III sebelumnya menerima audiensi dengan Rishi Sunak, ketua Partai Konservatif, yang mengundurkan diri dari jabatan PM.

“Raja menerima Audiensi Yang Terhormat Sir Keir Starmer hari ini dan memintanya untuk membentuk pemerintah baru,” demikian pernyataan Istana Buckingham.

“Sir Keir menerima tawaran Yang Mulia dan mencium tangannya atas pengangkatannya sebagai Perdana Menteri dan First Lord of the Treasury,” imbuh pernyataan tersebut.

Pada hari pertamanya menjabat PM Inggris, Starmer menyatakan dirinya akan memulai rencana untuk “membangun kembali Inggris”. Dia menghabiskan jam-jam pertamanya di Downing Street, kantor PM Inggris, dengan menunjuk para menteri dalam kabinetnya.

Pada Sabtu (6/7) waktu setempat, Starmer dijadwalkan menggelar rapat kabinet pertamanya, yang akan dihadiri Menteri Keuangan wanita pertama Inggris, Rachel Reeves dan Menteri Luar Negeri yang baru, David Lammy.

“Pekerjaan perubahan segera dimulai,” tegas Starmer sesaat setelah dikukuhkan sebagai PM Inggris oleh Raja Charles III dan kerumunan aktivis Partai Buruh yang mengibarkan bendera menyambutnya di Downing Street.

“Tetapi jangan ragu, kita akan membangun kembali Inggris,” ucapnya.

Starmer menegaskan kembali lima misi utamanya bagi pemerintah dalam pidato perdananya, yang mencakup janji untuk membuat Layanan Kesehatan Nasional yang dikelola pemerintah “kembali beroperasi”, memastikan “perbatasan yang aman” dan jalanan lebih aman.

Namun tantangan besar menanti pemerintahannya, termasuk perekonomian yang stagnan, layanan publik yang buruk, dan masyarakat yang dilanda krisis biaya hidup selama bertahun-tahun.

“Mengubah suara negara tidak seperti menekan tombol. Dunia sekarang menjadi tempat yang lebih bergejolak. Ini akan memakan waktu cukup lama,” ujar Starmer yang tampaknya berusaha meredam ekspektasi berlebihan pada pemerintahannya.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments