Sunday, July 14, 2024
HomeTNIBabinsa Kelurahan Terban Lakukan Pengamanan Kirab Budaya Malam Satu Suro

Babinsa Kelurahan Terban Lakukan Pengamanan Kirab Budaya Malam Satu Suro

Media Indo Pos,Yogyakarta – Sebagian besar masyarakat Jawa masih meyakini bahwa malam Satu Suro merupakan malam istimewa di berbagai daerah, banyak tradisi yang diadakan untuk memperingati Tahun Baru Jawa sekaligus Tahun Baru Islam ini. Seperti yang dilakukan oleh Babinsa kelurahan Terban Koramil 03/Gondokusuman Kodim 0734/Kota Yogyakarta Serka Indriarta dan Sertu Wiwin Purwo Sutanto bersama Bhabinkamtibmas Polsek Gondokusuman dan Satlinmas Terban melaksanakan pengamanan kegiatan kirab budaya “Mapag Warsa Enggal Suro 1958 Je” dalam rangka menyambut malam 1 Suro 1958 Je di wilayah kelurahan Terban, Minggu (07/07/2024).

Kegiatan kirab tersebut tak lepas dari pantauan oleh Babinsa maupun Bhabinkamtibmas Kelurahan Terban dan anggota Linmas Kelurahan Terban, hal tersebut dilakukan guna memberikan rasa aman bagi warga masyarakat kelurahan Terban yang sedang memperingati menjelang datangnya bulan Suro.

Sebelum melakukan kirab, warga masyarakat berkumpul terlebih dahulu melakukan doa bersama yang berlangsung di gedung LPMK kelurahan Terban, setelah selesai melakukan doa bersama, dilanjutkan dengan kirab dengan menelusuri di sepanjang Jl. C Simanjuntak kelurahan Terban dengan melakukan jalan kaki.

Dalam kesempatan tersebut, Serka Indriarta mengungkapkan, bahwa tradisi ini menjadi sebuah hal yang bersifat turun temurun dari dahulu kala yang kemudian terus dilestarikan dari generasi ke generasi. Tradisi ini memiliki berbagai macam ritual yang berbeda di setiap tempat, tujuan dari pelaksanaan ritual kirab budaya ini adalah meminta keselamatan serta ilham dari Yang Maha Kuasa agar tidak melakukan hal-hal buruk selama berlangsungnya bulan keramat tersebut, sebagaimana masyarakat Jawa merasa bahwa bulan tersebut merupakan waktu yang suci untuk memperbaiki diri tentang berbagai hal, yakni tentang ungkapan syukur kepada Yang Maha Kuasa, evaluasi atas segala dosa sepanjang satu tahun yang sudah terlewati.

Kegiatan kirab ini dilakukan sejak jaman dahulu oleh para leluhurnya dan dilanjutkan sampai sekarang oleh warga Terban dalam setiap tahun menjelang datangnya Suro, hal tersebut dilakukan guna melestarikan apa yang sudah menjadikan tradisi adat istiadat yang ditinggalkan oleh para leluhurnya, tujuan dari pada pelaksanaan kirab ini adalah agar tradisi ini bisa menjadi momen bersejarah, agar tidak musnah dengan perkembangan jaman yang begitu pesat seperti sekarang ini.(Red)

Oh hi there 👋
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments