Saturday, July 13, 2024
HomeInternationalWorldMenhan Israel: 60% Petempur Hamas Tewas atau Terluka

Menhan Israel: 60% Petempur Hamas Tewas atau Terluka

Media Indo Pos,Tel Aviv – Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Yoav Gallant mengatakan bahwa pasukan Tel Aviv telah mendapatkan banyak pencapaian dalam perang melawan Hamas di Jalur Gaza. Gallant bahkan mengklaim 60 persen petempur Hamas telah terbunuh atau terluka akibat serangan militer Israel di daerah kantong Palestina itu.

Seperti dilansir dari Reuters, Rabu (10/7/2024), pernyataan itu disampaikan Gallant saat berbicara di hadapan parlemen Israel atau Knesset dalam rapat pada Rabu (10/7) waktu setempat.

“Prestasi tentara IDF (Angkatan Bersenjata Israel) sangat banyak. Kami telah membunuh atau melukai 60 persen teroris Hamas,” klaim Gallant di hadapan para anggota parlemen Israel.

Gallant juga menyebut bahwa militer Israel telah berhasil membubarkan sebagian besar dari total 25 batalion yang dimiliki sayap bersenjata Hamas pada awal perang.

“Kami membubarkan 25 batalion atau sebagian besar dari mereka. Kami telah memulangkan setengah dari para sandera dan kami bertekad untuk memulangkan sisanya,” tegasnya.

Militer Israel terus melanjutkan perangnya melawan Hamas di Jalur Gaza, saat upaya terbaru untuk mewujudkan gencatan senjata sedang berlangsung, dengan dimediasi Qatar, Mesir dan Amerika Serikat (AS).

Laporan terbaru otoritas kesehatan Gaza, yang dikuasai Hamas, menyebut lebih dari 38.000 orang, yang sebagian besar warga sipil, tewas akibat rentetan serangan Israel sejak Oktober tahun lalu.

Perang itu meletus setelah Hamas melancarkan serangan mengejutkan terhadap Israel bagian selatan pada 7 Oktober tahun lalu, yang dilaporkan menewaskan 1.200 orang dan membuat lebih dari 250 orang lainnya disandera di Jalur Gaza.

Laporan terbaru yang dirilis jurnalis media Inggris, The Lancet, seperti dilansir dari Al Arabiya, menyebut jumlah korban tewas sebenarnya di Jalur Gaza mencapai lebih dari 186.000 orang — lima kali lipat lebih banyak dari data otoritas kesehatan Gaza. Angka itu mencapai sekitar enam persen dari total populasi Jalur Gaza.

Perkiraan The Lancet soal jumlah korban tewas di Jalur Gaza melampaui 186.000 orang itu didasarkan pada penghitungan bahwa untuk setiap orang yang tewas secara langsung akibat perang, terdapat empat orang lainnya yang akan tewas secara tidak langsung.

The Lancet merupakan salah satu jurnal medis dan akademik dengan dampak tertinggi di dunia, yang juga merupakan salah satu yang tertua dari jenisnya mengingat dibentuk sejak tahun 1823 silam.

“Dengan menerapkan perkiraan konservatif, yaitu empat kematian tidak langsung per satu kematian langsung terhadap 37.396 kematian yang dilaporkan, maka bukanlah tidak masuk akal untuk memperkirakan bahwa hingga 186.000 kematian atau bahkan lebih bisa disebabkan oleh konflik yang terjadi di Gaza saat ini,” jelas The Lancet.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments